Jumat, 15 Mei 2026

Bisnis Ojol Ngerem Sedikit, GOTO Bakal Begini

Penulis : Harso Kurniawan
18 Feb 2025 | 20:42 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Gojek, salah satu lini usaha PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Foto: GOTO)
Ilustrasi Gojek, salah satu lini usaha PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Foto: GOTO)

JAKARTA, investor.id – Bisnis ojek online (ojol) alis on demand services (ODS) sedikit mengerem pada kuartal IV-2024. Namun, ini sudah sesuai prediksi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), pemain utama bisnis ODS sekaligus raksasa teknologi Indonesia.

Dalam ajang Mandiri Investment Forum (MIF), manajemen GOTO menyebutkan, perlambatan itu sudah masuk perhitungan panduan pertumbuhan GTV ODS tahun 2024 berkisar 12-15%, di mana pada kuartal IV diprediksi berkisar 13,7-25,3%, dibandingkan kuartal sebelumnya 20,7%.

“GOTO masih mempertahankan target pertumbuhan GTV ODS 2024,” tulis Mandiri Sekuritas dalam risetnya, mengutip keterangan manajemen GOTO dalam MIF, dikutip pada Selasa (18/2/2025).

ADVERTISEMENT

Pada 2025, tulis Mandiri Sekuritas, ada tiga fokus GOTO. Pertama, melanjutkan pertumbuhan monthly tracked user (MTU) di semua platform. Kedua, meningkatkan pendapatan dari iklan. Ketiga, mendorong produktivitas ketika mengucurkan insentif. Keempat, melanjutkan cross selling untuk menopang bisnis buy now pay later (BNPL) dan pinjaman tunai.

Mandiri Sekuritas mencatat, penghembatan biaya cloud sebesar 50% ditargetkan tuntas semester II-2025. Hasil penghematan biaya cloud akibat migrasi Alibaba dan Tencent akan dilakokasikan untuk investasi di bidang teknologi, termasuk meningkatkan kemampuan AI.

GoTo Financial dan Target Harga Saham 

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 57 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 59 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia