Rupiah Melemah Lagi di Tengah Ketidakpastian Pasar
Pada Rabu (19/2/2025), Trump mengumumkan akan mengumumkan kebijakan tarif baru terhadap impor kayu, mobil, semikonduktor, dan farmasi dalam waktu satu bulan atau lebih cepat. Pernyataan ini mengulang kembali rencananya sehari sebelumnya mengenai tarif otomotif sekitar 25%, serta bea serupa untuk semikonduktor dan farmasi.
Di sisi lain, Trump juga menyatakan akan bekerja sama dengan Partai Republik di Kongres untuk memangkas pajak bagi individu dan perusahaan secara signifikan.
Kebijakan Trump, khususnya mengenai tarif, telah menciptakan volatilitas di pasar serta mendorong sikap hati-hati investor. Namun, dampak pergerakan pasar kali ini cenderung lebih tenang dibandingkan sebelumnya.
Menurut Carol Kong, ahli strategi mata uang di Commonwealth Bank of Australia, pasar telah beradaptasi dengan gaya kepemimpinan Trump yang transaksional.
“Dia sudah menjabat sekitar satu bulan, awalnya pernyataannya mengenai kebijakan pajak memberikan dampak besar terhadap pasar keuangan. Namun, kini pasar tampaknya mulai menyesuaikan diri dengan gaya kepemimpinannya,” ujar Kong.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






