Rupiah Melemah Lagi di Tengah Ketidakpastian Pasar
JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah lagi pada Kamis pagi (20/2/2025). Di tengah ketidakpastian pasar terkait kebijakan tarif terbaru Presiden AS Donald Trump.
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.13 WIB di pasar spot exchange, rupiah turun 23 poin (0,14%) ke level Rp 16.347,5 per dolar AS. Pada perdagangan Rabu (19/2/2025), mata uang rupiah sempat melemah 46,5 poin berada di level Rp 16.324,5 per dolar AS.
Sementara itu, indeks dolar terpantau naik 0,08 poin menjadi 107,09. Sedangkan imbal hasil obligasi AS 10 tahun terlihat turun 11 poin di level 4,52%.
Dikutip dari Reuters, dolar Amerika Serikat (AS) bertahan stabil pada Kamis (20/2/2025) di tengah ketidakpastian pasar terkait kebijakan tarif terbaru Presiden AS Donald Trump. Investor mencermati dampak kebijakan tersebut terhadap perekonomian global dan prospek suku bunga bank sentral utama dunia.
Selain faktor ekonomi, geopolitik turut menjadi perhatian setelah Trump menyebut Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy sebagai ‘diktator’ dalam pembicaraan mengenai upaya mengakhiri perang Rusia-Ukraina.
Pergerakan mata uang cenderung moderat dalam perdagangan Asia yang berhati-hati, kecuali yen yang menguat ke level tertinggi dalam lebih dari dua bulan di US$ 150,62. Penguatan ini didorong oleh aksi investor yang mencari aset aman di tengah kekhawatiran dampak tarif Trump, serta spekulasi kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Bank of Japan tahun ini.
Sementara itu, poundsterling melemah dari posisi tertinggi dua bulan dan terakhir tercatat di level US$ 1,25. Euro pun stagnan di US$ 1,04 setelah mengalami pelemahan pada sesi sebelumnya. Pergerakan euro dipengaruhi perbedaan pandangan di antara pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) mengenai risiko inflasi dan dampak kebijakan mereka terhadap pertumbuhan ekonomi.
Tarif Trump
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi
Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas AntamDPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Tag Terpopuler
Terpopuler






