Jumat, 15 Mei 2026

Harga Bitcoin Menanjak Setelah Pernyataan Pejabat The Fed

Penulis : Indah Handayani
21 Feb 2025 | 07:32 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Bitcoin: IST
Ilustrasi Bitcoin: IST

JAKARTA, investor.id - Pasar kripto menguat dalam 24 jam terakhir. Harga Bitcoin menanjak setelah pernyataan Presiden The Fed Atlanta yang cenderung dovish.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Kamis (21/2/2025) pukul 7.20 WIB, kapitalisasi pasar kripto global naik 1,76% menjadi US$ 3,24 triliun dalam 24 jam. Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) terlihat menguat 1,88% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 98.375 per koin atau setara Rp 1,6 miliar (kurs, Rp 16.330).

Kenaikan juga terjadi pada Ethereum (ETH) sebesar 0,82% menjadi US$ 2.739 per koin. Sedangkan Binance (BNB) meningkat 0,77% menjadi US$ 655 per koin.

ADVERTISEMENT

Dikutip dari CoinDesk, Presiden The Fed Atlanta Raphael Bostic menyampaikan, komentar yang cenderung dovish terkait kebijakan moneter Amerika Serikat (AS).

Dalam sebuah esai yang dirilis pada Kamis (20/2/2025), Bostic mengungkapkan bahwa tanda-tanda perlambatan dalam pasar tenaga kerja mulai terlihat. “Saya melihat prospek ketenagakerjaan masih stabil, tetapi tanda-tanda perlambatan semakin banyak,” ujarnya.

Baca Juga:

Peluang Bitcoin

Bostic menambahkan, saat ini lebih sulit bagi pekerja yang menganggur untuk mendapatkan pekerjaan dibandingkan beberapa bulan lalu. Peluang mendapatkan pekerjaan juga lebih rendah dibandingkan sebelum pandemi.

Pengangguran AS

Bostic mencatat bahwa rata-rata durasi pengangguran AS telah bertambah sekitar tiga minggu lebih lama dibandingkan dengan Agustus lalu. Selain itu, ia juga memperkirakan inflasi akan terus moderat, seiring dengan melambatnya kenaikan harga sewa yang terlihat di platform seperti Zillow dan Redfin, yang nantinya akan tercermin dalam data harga pemerintah.

Lebih lanjut, Bostic menilai bahwa kebijakan moneter The Fed saat ini masih dalam posisi yang cukup ketat. Namun, ia memperkirakan akan ada dua kali pemangkasan suku bunga pada tahun 2025.

Dampak dari pernyataan Bostic ini langsung terasa di pasar keuangan. Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun dan nilai dolar AS mengalami penurunan tipis, yang turut mendukung kenaikan harga Bitcoin.

Sebagai aset kripto utama, Bitcoin kerap bereaksi terhadap perubahan kebijakan moneter AS. Suku bunga yang lebih rendah cenderung meningkatkan daya tarik aset berisiko seperti kripto karena biaya peluang untuk berinvestasi di aset non-yielding seperti Bitcoin menjadi lebih rendah.

Para pelaku pasar kini akan terus mencermati pernyataan lebih lanjut dari pejabat The Fed serta data ekonomi AS guna mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai arah kebijakan moneter ke depan.


 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia