Pertahanan Terbaik bagi Telkom (TLKM) adalah Menyerang, Target Harga Baru
JAKARTA, investor.id – Pertahanan terbaik adalah menyerang, jika PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) ingin mempertahankan basis pelanggan seluler. Sementara itu, Telkom bersiap meraih momentum pertumbuhan bisnis fixed broadband – layanan internet kabel atau fiber optik – pada kuartal mendatang.
Telkom melalui anak usahanya, Telkomsel, akan terus menarik minat mass market dengan produk by.U dan berpotensi menggunakan strategi taktis secara bergantian dengan merek-merek lainnya.
Strategi itu membuka peluang bagi Telkomsel untuk mempertahankan basis pelanggan melalui pengembangan merek-merek tier 2. Ini dapat memperkecil kesenjangan imbal hasil (yield) data dengan pesaing, serta menyesuaikan penawaran agar dapat mempertahankan pelanggan yang sensitif terhadap harga.
“Pendekatan multimerek ini sekaligus menyiapkan panggung untuk ekspansi fixed mobile convergence (FMC), yang dapat membuka potensi keuntungan lebih lanjut melalui penjualan silang (cross selling),” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Niko Margaronis dan Kafi Ananta dalam risetnya.
Telkom via Telkomsel bersiap untuk momentum percepatan ekspansi FMC dengan memperkaya fitur penagihan tunggal (single billing), yang mencakup penggunaan data keluarga dan modul rencana pengeluaran, serta memperkenalkan lebih banyak variasi bundling selama kuartal I-II tahun ini.
Langkah emiten berkode saham TLKM tersebut bertujuan untuk semakin mengikat basis pelanggan dan trafik data dalam jaringannya. “Beberapa produk baru akan diluncurkan pada kuartal I-2025, yang akan membutuhkan biaya pemasaran di awal dan telah kami perhitungkan,” ungkap Niko.
BRI Danareksa Sekuritas juga melihat peluang besar bagi operator seluler dalam bisnis fixed broadband, dengan estimasi sekitar 50 juta rumah tangga di Indonesia yang menjadi target pasar potensial.
Seiring dengan pergeseran Indonesia menuju pasar yang lebih berbasis fixed broadband, TLKM secara grup memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan pesaingnya, yang memungkinkan margin dan arus kas yang lebih besar.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






