Net Sell Asing Gede, Saham Ini Dicampakkan
JAKARTA, investor.id – Investor asing belum berhenti melakukan transaksi jual bersih (net sell) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada perdagangan Senin (24/2/2025), net sell asing di seluruh pasar mencapai Rp 3,47 triliun.
Dengan begitu, total net sell asing sepanjang tahun berjalan ini lagi-lagi bertambah menjadi Rp 15,1 triliun. Besarnya net sell hari ini karena ada transaksi di pasar negosiasi sebesar Rp 2,8 triliun. Di pasar reguler, net sell asing senilai Rp 656,1 miliar.
Baca Juga:
Simak Menu Saham Menjelang RamadanNet sell terbesar di pasar reguler hari ini dialami saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 242,1 miliar. Selain mencampakkan saham BBCA, asing juga melego saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan net sell senilai Rp 77,5 miliar.
Sebaliknya, transaksi beli bersih (net buy) terbanyak oleh investor asing terjadi pada saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF). Namun, nilainya tidak besar. Net buy pada saham INDF sebesar Rp 20,8 miliar.
Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini ditutup anjlok 53,4 poin (0,78%) ke level 6.749,6. Sebanyak 223 saham naik, 351 saham turun, dan 218 saham stagnan.
Adapun total nilai transaksi di bursa hari ini mencapai Rp 12,02 triliun. Volume perdagangan sebanyak 33,2 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 1,2 juta kali.
Mayoritas sektor saham melorot pada penutupan pasar hari ini. Pelemahan terdalam terjadi di sektor infrastruktur sebesar 2,1%. Diikuti, pelemahan di sektor barang baku 1,7%, sektor energi 1,5%, sektor keuangan 0,8%, dan sektor properti 0,3%.
Sedangkan penguatan terjadi di sektor teknologi 7,4%, sektor transportasi 1,2%, sektor perindustrian 0,09%, dan sektor barang konsumsi non primer 0,02%.
Cuan Gede sampai 34%
Saat IHSG hari ini melemah, sejumlah saham melonjak hingga menyentuh batas auto reject atas (ARA). Saham-saham tersebut sekaligus masuk daftar top gainers atau top cuan. Bahkan ada saham yang menghasilkan cuan besar hingga 34,7% dalam sehari.
Di antara saham-saham ARA tersebut, ada dua saham emiten Grup Salim, yaitu PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) yang melonjak 34,7% menjadi Rp 186 dan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) melejit 24,5% menjadi Rp 965.
Saham ARA lainnya adalah PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) yang melesat 34,4% menjadi Rp 156, PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) terkerek 25% menjadi Rp 420, dan PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) terdongkrak 24,7% menjadi Rp 252.
Selanjutnya, saham PT Indointernet Tbk (EDGE) meningkat 24,7% menjadi Rp 6.150, PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS) menguat 24,6% menjadi Rp 785, dan PT Dunia Virtual Online Tbk (AREA) naik 24,3% menjadi Rp 296.
Ada pula saham PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) menguat 24% menjadi Rp 670 dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) meningkat 19,9% menjadi Rp 96.775.
Sementara itu, saat IHSG hari ini memerah, mayoritas indeks saham Asia juga melemah. Hang Seng (Hong Kong) turun 0,5% dan Shanghai (China) melemah 0,1%. Sedangkan Straits Times (Singapura) naik 0,05%. Nikkei (Jepang) libur.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






