GOTO Punya Update, Ada Kaitannya sama Kinerja
JAKARTA, investor.id - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengungkap update terbaru di mana perseroan berencana mengumumkan kinerja untuk kuartal keempat tahun 2024 dan tahun buku 2024 pada tanggal 12 Maret 2025.
“Itu dilakukan setelah publikasi dari laporan keuangan konsolidasian perseroan pada tanggal dan untuk periode tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024 yang telah diaudit, yang disusun dan disajikan sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku di Indonesia,” jelas manajemen GOTO dalam keterangan resmi dikutip Senin (3/3/2025).
Baca Juga:
Saham BBCA Lagi Murah MeriahManajemen GOTO akan menyelenggarakan conference call untuk membahas kinerja kuartal keempat tahun 2024 dan tahun buku 2024 pada tanggal 12 Maret 2025 pukul 18:00 WIB (atau 12 Maret 2025 pukul 07:00 waktu Amerika Serikat bagian timur).
Saham GOTO sendiri pada perdagangan pekan lalu selalu ditutup di zona merah. Posisinya ada di Rp 75 (-1,32%) pada akhir perdagangan 28 Februari 2025.
Dalam sepekan terakhir saham GOTO anjlok 5,06%. Di mana asing membukukan net sell Rp 77,6 miliar sepekan.
Target Harga Saham
Sebelumnya diberitakan, BRI Danareksa Sekuritas mengungkapkan bahwa PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencapai tonggak sejarah baru, karena GoTo Financial (GTF) – salah satu lini bisnis utama GOTO – mencetak EBITDA positif pada kuartal IV-2024 atau lebih cepat dari ekspektasi pada kuartal II-2025.
“Karena GTF mengubah EBITDA menjadi positif pada kuartal IV-2024, kami telah menyesuaikan proyeksi pertumbuhan pinjaman GTF dalam valuasi GOTO berbasis DCF (discounted cash flow),” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Niko Margaronis dan Kafi Ananta dalam risetnya beberapa waktu lalu.
BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan pinjaman yang bakal disalurkan oleh GoTo Financial (GTF) pada 2025 meningkat dua kali lipat menjadi Rp 10,5 triliun. Hingga kuartal III-2024, total pinjaman yang disalurkan oleh GTF senilai Rp 4,3 triliun.
BRI Danareksa Sekuritas juga menyesuaikan estimasi adjusted EBITDA untuk tahun 2024, 2025, dan 2026 sebesar +112%, 5,9%, dan 3%.
“Kami tetap positif terhadap struktur GOTO saat ini, mengingat prospek pertumbuhan GMV (gross merchandise value) bisnis ODS (on demand service) masih positif dan peningkatan margin EBITDA yang stabil,” jelas Niko.
Dengan berbagai faktor yang ada, BRI Danareksa Sekuritas menaikkan target harga saham GOTO menjadi Rp 110 dari sebelumnya Rp 90.
Target harga baru tersebut menyiratkan P/S multiple sebesar 7,1 kali. “Kami mempertahankan peringkat beli pada saham GOTO,” sebut Niko.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






