Pemain Emas Baru, Saham Diterawang Naik 130%
JAKARTA, investor.id – PT Indika Energy Tbk (INDY) adalah emiten pemain emas baru di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sahamnya diproyeksikan bisa naik tajam.
Berdasarkan riset Sucor Sekuritas, INDY bersiap menjalankan transformasi besar-besaran ke bisnis emas lewat proyek Awak Mas yang bakal dimulai pada semester II-2026. Target produksinya mencapai 100-140 ribu ounce (koz) dengan biaya kas US$ 1.200 per oz.
Seiring lonjakan harga emas dunia, bisnis ini diproyeksikan menyumbang 41% laba usaha Indika (INDY) pada 2027. Adapun CAGR laba bersih selama 2024-2027 diprediksi mencapai 56,3%.
“Bisnis emas juga bakal mengerek margin laba bersih Indika menjadi 6% dibandingkan tahun lalu sebesar 2%,” tulis Sucor, yang dikutip pada Minggu (9/3/2025).
Sementara itu, Kideco Jaya Agung, anak usaha INDY di sektor batu bara, diprediksi mendatangkan arus kas US$ 120 juta per tahun dan memiliki valuasi US$ 1,3 miliar, berdasarkan model DCF hingga 2042. Setelah memasukkan utang bersih sebesar US$ 857 juta, valuasi INDY sudah sejalan dengan market cap saat ini.
Sucor Sekuritas mencatat, ada potensi penurunan royalti dari 23% menjadi 9% bagi INDY. Ini bisa mendongkrak laba bersih hingga 119%.
Potensi Cuan Besar
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






