Jumat, 15 Mei 2026

Ada yang IPO, Omzet Tembus Rp 10 Triliun

Penulis : Thresa Sandra Desfika
12 Mar 2025 | 08:02 WIB
BAGIKAN
Medela Potentia (MDLA). Ist
Medela Potentia (MDLA). Ist

JAKARTA, investor.id - Perusahaan distributor bidang farmasi, PT Medela Potentia Tbk (MDLA) bersiap menggelar penawaran umum perdana (IPO) saham.

Perseroan berencana melepas sebanyak-banyaknya 3,5 miliar (25%) saham ke publik dengan harga penawaran awal kisaran Rp 180-230 per saham. Sehingga nilai keseluruhan IPO ini sebanyak-banyaknya Rp 805 miliar.

Masa penawaran awal alias bookbuilding berlangsung pada 11-17 Maret 2025. Dengan penawaran umum diperkirakan tanggal 27 Maret-11 April 2025. Pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 15 April.

ADVERTISEMENT

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Indo Premier Sekuritas dan Mandiri Sekuritas.

Pemegang saham Medela Potentia saat ini terdiri dari Hetty Soetikno menggenggam 88% saham dan PT Ekon Prima sejumlah 12% saham. Pemegang saham pengendali atas perseroan adalah Hetty Soetikno.

Dana IPO setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan di antaranya  sekitar 86,4% akan disalurkan kepada PT Anugrah Argon Medica (AAM) – anak usaha perseroan – dalam bentuk pinjaman sebesar 70,6% dan setoran modal sebesar 29,4%.

Omzet

Medela Potentia (MDLA) memiliki jangkauan wilayah distribusi ke seluruh Indonesia dan Kamboja. Untuk wilayah Indonesia, Medela Potentia melayani lebih dari 3.000 rumah sakit swasta maupun pemerintah, 23.000 apotek, 3.500 klinik, serta lebih dari 50.000 fasilitas layanan lainnya.

Hingga September 2024, Medela Potentia (MDLA) membukukan penjualan neto alias omzet mencapai Rp 10,78 triliun. Meningkat dari Rp 9,69 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Manajemen MDLA menjelaskan dalam prospektu awal bahwa penjualan neto Medela Potentia terutama terdiri dari penghasilan dari segmen distribusi dan pemasaran. Penghasilan dari penjualan Medela Potentia telah dikurangi dengan potongan harga yang diberikan kepada pelanggan dan retur.

Perseroan mencetak laba bersih Rp 252,74 miliar hingga September 2024. Naik dari Rp 218,95 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 41 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia