IHSG Babak Belur Akibat Tekanan Global dan Domestik
JAKARTA, investor.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) runtuh sebesar 104,71 poin (1,58%) ke level 6.542,7 pada penutupan sesi I, Jumat (14/3/2025). Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, IHSG hari ini babak belur karena tekanan global dan domestik.
Pilarmas merekomendasikan saham ANTM untuk perdagangan di sesi II.
Pilarmas mengatakan, tekanan dari eksternal tersebut adalah ketegangan perdagangan global terus membebani pasar. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperkuat ancaman tarif terhadap mitra dagang utama dengan mengancam akan mengenakan tarif 200% pada semua produk alkohol dari Uni Eropa.
“Hal itu dilakukan sebagai balasan terhadap tarif 50% blok tersebut pada wiski Amerika dan barang-barang AS lainnya,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Jumat (14/3/2025).
Trump juga menegaskan kembali pendiriannya tentang penerapan tarif timbal balik pada mitra dagang global, yang akan mulai berlaku pada tanggal 2 April.
Pilarmas menilai, pasar khawatir keberlanjutan drama kebijakan tarif yang dilakukan oleh Presiden Donald Trump akan memicu eskalasi perang tarif dengan mitra dagangnya. “Hal ini akan berpotensi memicu inflasi dan perlambatan pertumbuhan ekonomi sehingga ancaman ke fase resesi,” tambah Pilarmas.
Sementara itu, lanjut Pilarmas, China berjanji untuk mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingannya setelah pungutan tarif AS terbaru sebesar 25 persen pada impor baja dan aluminium global.
Juru bicara kementerian luar negeri Mao Ning mengatakan China selalu percaya bahwa proteksionisme tidak menawarkan jalan keluar dan tidak ada pemenang dalam perang dagang dan perang tarif, dan China akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingannya yang sah.
Tekanan Domestik
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






