Merdeka Battery (MBMA) Punya Kabar Menggembirakan, Sahamnya Ngebut
Menurut Teddy, Pembangunan pabrik persiapan bijih atau Feed Preparation Plant (FPP) di Tambang SCM sedang dilaksanakan sesuai jadwal untuk mendukung transportasi bijih limonit melalui pipa bubur ke pabrik PT ESG di Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mulai paruh kedua 2025.
Selain di pabrik HPAL PT ESG, Teddy memaparkan, perusahaan sedang dalam proses memulai produksi pabrik HPAL kedua, yang dioperasikan oleh PT Meiming New Energy Material (PT Meiming) dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 25 ribu ton nikel MHP.
“Sementara pabrik HPAL ketiga di bawah PT Sulawesi Nickel Cobalt (SLNC) dengan kapasitas 90 ribu ton nikel MHP per tahun sedang dalam tahap konstruksi dan ditargetkan beroperasi pada pertengahan 2026,” jelasnya.
Teddy menegaskan, MBMA terus memperkuat posisinya dalam rantai pasok global untuk industri baterai sesuai dengan misi perusahaan dalam mendukung transformasi energi global. Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, MBMA selalu mengutamakan kesehatan dan keselamatan karyawan, kesejahteraan masyarakat, serta pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






