Jumat, 15 Mei 2026

Merdeka Battery (MBMA) Punya Kabar Menggembirakan, Sahamnya Ngebut

Penulis : Indah Handayani
14 Mar 2025 | 14:56 WIB
BAGIKAN
Merdeka Battery Materials (MBMA)
Sumebr; Ist
Merdeka Battery Materials (MBMA) Sumebr; Ist

JAKARTA, investor.id - PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) mengabarkan berhasil melakukan perjualan perdana Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) yang merupakan produksi PT ESG New Energy Material (ESG). ESG merupakan perusahaan patungan HPAL (High-Pressure Acid Leach) antara MBMA dengan GEM Co Ltd (GEM).

Saham MBMA sendiri ngebut 7,9% ke Rp 298 saat berita ini disusun.

PT ESG menerima Izin Usaha Industri (IUI) pada Februari 2025 dan berhasil menyelesaikan penjualan perdana pada Maret 2025 dengan mengirimkan 6.500 metrik ton nikel dalam bentuk MHP. Pengiriman ini merupakan yang pertama dari serangkaian pengiriman yang direncanakan sepanjang 2025.

ADVERTISEMENT

Presiden Direktur Merdeka Battery Materials (MBMA) Teddy Oetomo mengatakan, keberhasilan penjualan perdana MHP merupakan tonggak penting bagi MBMA dan ESG, mencerminkan kemampuan perseroan dalam menyelesaikan proyek sesuai jadwal dan mengirimkan bahan baterai berkualitas tinggi ke pasar global.

“Dengan permintaan bahan baterai yang terus meningkat, MBMA berada pada posisi yang kuat untuk memanfaatkan transisi energi global dan memperkuat posisi kami sebagai pemasok utama bagi industri baterai kendaraan listrik,” ungkap Teddy dalam keterangan pers, Jumat (14/3/2025).

Teddy memaparkan, Pabrik HPAL ESG dirancang untuk memproduksi 30 ribu ton nikel MHP per tahun. Train 1, dengan kapasitas 20 ribu ton per tahun, berhasil di-commissioning pada pertengahan Desember 2024 dan telah berproduksi dengan mencapai atau melampaui kapasitas rancangannya.

“Sedangkan Train 2, dengan kapasitas 10 ribu ton per tahun, saat ini dalam tahap commissioning dan dijadwalkan mencapai produksi pertama pada kuartal II-2025,” paparnya.

Untuk memastikan pasokan bahan baku yang kontinu dan berbiaya rendah, Teddy mengatakan, Tambang PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) milik MBMA akan menyediakan sumber bijih limonit yang stabil dalam jangka panjang bagi PT ESG.

Pembangunan Sesuai Jadwal

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 47 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 49 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia