Harga Emas Tembus US$ 3.000, Bakal Naik Lagi?
Harapan akan pelonggaran kebijakan moneter The Fed turut memberikan dorongan bagi emas. Para pedagang memperkirakan pemangkasan suku bunga akan dimulai kembali pada Juni, yang dapat meningkatkan daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil.
"Ada banyak faktor yang dapat menjaga permintaan investasi emas tetap kuat, termasuk ketegangan geopolitik dan geoekonomi, ekspektasi inflasi yang lebih tinggi, potensi penurunan suku bunga, serta ketidakpastian pasar," kata Kepala Riset Global di World Gold Council.
Goldman Sachs dalam laporannya menyebut bahwa ada potensi kenaikan lebih lanjut pada skenario dasarnya sebesar US$ 3.100 per ons untuk akhir 2025, dengan rentang perkiraan antara US$ 3.100 hingga US$ 3.300 per ons. Ketidakpastian kebijakan AS dinilai akan terus mendorong permintaan investor terhadap emas.
"Kami yakin bahwa pembelian emas oleh bank sentral akan tetap lebih tinggi dibandingkan sebelum pembekuan cadangan bank sentral Rusia pada 2022, bahkan jika terjadi gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina," tambah Goldman Sachs.
Sementara harga emas melonjak, harga perak tercatat stagnan di US$ 33,8 per ons. Platinum naik tipis 0,1% menjadi US$ 995,2 per ons, sementara paladium menguat 0,6% ke level US$ 963,76 per ons.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






