Jumat, 15 Mei 2026

Harga Bitcoin Melonjak Tajam, Sinyal Positif bagi Pasar Kripto?

Penulis : Indah Handayani
15 Mar 2025 | 10:33 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi bitcoin. (Sumber: Cryptonewsland)
Ilustrasi bitcoin. (Sumber: Cryptonewsland)

JAKARTA, investor.id - Pasar kripto melesat dalam 24 jam terakhir. Harga Bitcoin melonjak ke level US$ 84 ribu seiring pengguatan pasar keuangan, terutama pasar saham Amerika Serikat (AS). 

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Sabtu (15/3/2025) pukul 10.20 WIB, kapitalisasi pasar kripto global terkoreksi 2,71% menjadi US$ 2,75 triliun dalam 24 jam. Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) terlihat melonjak 3,19% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 84.624 per koin atau setara Rp 1,38 miliar (kurs, Rp 16.350).

Penguatan juga terjadi pada Ethereum (ETH) sebesar 1,78% menjadi US$ 1.919 per koin. Sedangkan Binance (BNB) juga menguat 1,99% menjadi US$ 592 per koin.

ADVERTISEMENT

Dikutip dari Coindesk, Bitcoin kembali menunjukkan penguatan setelah sempat mengalami tekanan dalam beberapa pekan terakhir. Penguatan ini terjadi seiring dengan meningkatnya minat terhadap aset berisiko, termasuk saham teknologi AS.

Selain Bitcoin, altcoin seperti Chainlink (LINK), Solana (SOL), dan SUI juga mencatatkan kenaikan signifikan. Semua aset dalam indeks CoinDesk 20 mengalami peningkatan harga, menandakan sentimen positif di pasar kripto.

Tak hanya kripto, pasar saham AS juga menunjukkan pemulihan. Indeks S&P 500 naik 1,7%, sementara Nasdaq menguat 2,3%. Di sisi lain, harga emas yang sebelumnya sempat menembus level US$ 3.000 kembali turun. Hal ini menunjukkan bahwa investor mulai kembali ke aset-aset berisiko setelah beberapa pekan mengalami tekanan.

Senior Director di firma perdagangan kripto Wincent Paul Howard mengatakan, rebound pasar ini didorong oleh kombinasi faktor makroekonomi, termasuk kebijakan inflasi dan tarif. Selain itu, ia mencatat bahwa dalam tujuh hari terakhir, sekitar US$ 2,6 miliar posisi derivatif kripto yang menggunakan leverage telah dilikuidasi, sebagian besar dari posisi long.

Hal ini membantu membersihkan pasar dari leverage berlebih, menciptakan kondisi yang lebih sehat untuk pergerakan harga selanjutnya.

Indikator Penting

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 57 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 59 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia