Jumat, 15 Mei 2026

GOTO Bidik Lonjakan 314%

Penulis : Thresa Sandra Desfika
15 Mar 2025 | 20:00 WIB
BAGIKAN
GOTO
GOTO

JAKARTA, investor.id - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menargetkan adjusted EBITDA sekitar Rp 1,4–1,6 triliun selama 2025.

“Itu didukung dengan segmen on–demand services (ODS) diproyeksikan berkontribusi sebesar minimum Rp 1,1 triliun dan kontribusi segmen fintech minimum Rp 350 miliar,” sebagaimana diungkap Stockbit Sekuritas dalam ulasannya dikutip Sabtu (15/3/2025).

Target tersebut diumumkan setelah GOTO mencatatkan adjusted EBITDA sebesar positif Rp 399 miliar pada 4Q24 (vs. 4Q23: positif Rp 89 miliar, 3Q24: positif Rp 137 miliar).

ADVERTISEMENT

Hasil ini membuat adjusted EBITDA selama 2024 mencapai positif Rp 386 miliar (vs. 2023: negatif Rp 2,3 triliun), melampaui guidance perseroan yang menargetkan breakeven.

Jika mengacu target adjusted EBITDA dengan hingga Rp 1,6 triliun di 2025, maka itu melonjak 314,5% dari capaian adjusted EBITDA 2024 Rp 386 miliar.

Buyback

Adapun secara bottomline, rugi bersih GOTO turun ke level Rp 1,1 triliun pada 4Q24 (vs. 4Q23: rugi bersih Rp 80,4 triliun, 3Q24: rugi bersih Rp 655 miliar), sehingga rugi bersih selama 2024 menjadi Rp 3,1 triliun (vs. 2023: rugi bersih Rp 87 triliun).

Terkait buyback, diungkap Stockbit, manajemen GOTO menyatakan bahwa perseroan telah membeli kembali 23,6 miliar saham dengan nilai sekitar US$ 91 juta atau Rp 1,5 triliun per akhir Februari 2025. Nilai ini mengindikasikan harga rata–rata pembelian sebesar Rp 64 per saham. Sebagai konteks, GOTO mengalokasikan anggaran buyback saham sebanyak US$ 200 juta.

Terkait dengan pemberitaan rencana merger dengan Grab Holdings Ltd. (Nasdaq: GRAB), manajemen kembali mengatakan bahwa mereka tidak dapat berkomentar dan memilih untuk tetap fokus mengeksekusi strategi, mengingat potensi market yang masih besar.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 57 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia