Laba Bersih BCA (BBCA) Naik 8,4% pada Februari
BCA sampai dengan Februari 2025 juga mencatat total aset mencapai Rp 1.427,41 triliun atau meningkat 4,30% yoy. Hal ini sejalan dengan kinerja penyaluran kredit dan peningkatan pada surat berharga yang dimiliki.
Sedangkan liabilitas bergerak 3,33% yoy menjadi Rp 1.164,91 triliun. Adapun ekuitas meningkat 8,83% yoy menjadi Rp 262,49 triliun, selaras dengan laba bersih yang dihasilkan. Dengan kinerja tersebut, BCA mencatat return on asset (ROA) 0,63% dan return on equity (ROE) 3,42%.,
Di sisi lain, kinerja pendanaan BBCA kurang bergairah. Dana pihak ketiga (DPK) cuma tumbuh 3,89% yoy menjadi Rp 1.117,67 triliun hingga Februari 2025. Namun, perkembangan DPK bertumpu pada dana murah berupa giro dan tabungan.
Penghimpunan dana dari giro tumbuh 6,22% yoy menjadi Rp 352,91 triliun. Sedangkan penghimpunan dana masyarakat melalui instrumen tabungan naik 5,63% yoy menjadi Rp 568,59 triliun. Sisanya deposito -4,42% yoy menjadi Rp 196,16 triliun.
Dengan komposisi tersebut, penghimpunan dana murah BCA masih tumbuh 5,85% yoy menjadi Rp 921,50 triliun. Menjadikan rasio current account saving account (CASA) kian tangguh dari posisi 80,92% menjadi 82,45%.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






