Harga Emas Tetap Perkasa, Begini Arah Selanjutnya
Pelemahan ini, lanjut Andy, menambah tekanan pada Greenback, yang berkontribusi terhadap stabilitas emas di sekitar US$ 2.985. Selain itu, ketidakpastian terkait perang dagang AS dengan beberapa mitra utama juga menjadi faktor pendorong permintaan terhadap aset safe-haven seperti emas.
Presiden AS Donald Trump baru-baru ini mengancam akan memberlakukan tarif 200% pada produk minuman impor dari Eropa, sebagai respons terhadap rencana UE untuk mengenakan tarif baru pada whiskey Amerika dan produk lainnya mulai April mendatang. “Ketegangan ini memicu volatilitas pasar dan meningkatkan daya tarik emas sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian ekonomi global,” tambah Andy.
Di sisi geopolitik, Andy mengatakan, serangan kelompok Houthi terhadap kapal induk USS Harry S Truman dan kapal pendukungnya di Laut Merah menambah kecemasan di pasar. Serangan ini, yang melibatkan 18 rudal balistik dan jelajah serta drone, memperburuk ketegangan di Timur Tengah dan semakin mendorong permintaan terhadap emas sebagai aset perlindungan.
“Namun, terdapat potensi tekanan turun bagi harga emas jika ketegangan geopolitik mereda, terutama terkait konflik Rusia-Ukraina,” tegasnya.
AS dan Ukraina telah mengusulkan gencatan senjata 30 hari kepada Rusia, dan ada indikasi bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin mungkin mempertimbangkan proposal tersebut. Jika terjadi peredaan ketegangan, investor bisa beralih ke aset berisiko lainnya, yang dapat menekan harga emas dalam jangka pendek.
Secara keseluruhan, Andy menegaskan, harga emas masih memiliki prospek bullish dalam jangka pendek, didukung oleh ketidakpastian ekonomi global dan faktor geopolitik. “Namun, para pedagang harus tetap waspada terhadap potensi pembalikan arah harga jika terjadi perbaikan sentimen ekonomi atau perkembangan positif dalam hubungan perdagangan global,” tutupnya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






