Jumat, 15 Mei 2026

Era Baru Erajaya (ERAA)

Penulis : Jauhari Mahardhika
17 Mar 2025 | 23:05 WIB
BAGIKAN
PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA). (Foto: Perseroan)
PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id – PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), emiten di bidang ritel dan distribusi perangkat elektronik, bakal menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 19 Maret 2025.

RUPSLB kali ini dinilai penting bagi masa depan Erajaya karena terjadi regenerasi pucuk pimpinan di posisi chairman atau komisaris utama hingga beberapa direktur baru.

“Ini bisa dibilang sebagai tahapan awal New ERAA, sehingga pasar sangat berharap kepemimpinan baru akan mendongkrak kinerja ERAA ke depan," kata analis Sinarmas Sekuritas, Vita Lestari dalam keterangannya.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, Erajaya telah mengumumkan surat permohonan pengunduran diri Ardy Hady Wijaya selaku komisaris utama, Mitchella Ardy Hady Wijaya, Keith Ardy Hady Wijaya, dan Elly selaku direktur pada 31 Januari 2025.

Erajaya akan mengumumkan calon komisaris utama dan sejumlah calon direktur pada Selasa (18/3/2025).

Sebagai informasi, emiten berkode saham ERAA tersebut tengah dibanjiri sentimen positif. Pertama, Apple iPhone 16 series segera dijual di Indonesia setelah sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin). ERAA merupakan salah satu distributor utama produk Apple di Indonesia.

“iPhone 16 diprediksi akan berkontribusi seperti iPhone 15. Tentunya ini akan berdampak langsung terhadap kinerja keuangan ERAA pada tahun ini dari sisi pendapatan maupun laba bersih," jelas Vita.

Kedua, ERAA melalui Erajaya Digital telah menjadi mitra eksklusif dari Honor Indonesia dalam bidang distribusi produk, pengembangan jaringan penjualan, operasional ritel, serta pelaksanaan aktivitas pemasaran lokal di seluruh Indonesia.

Honor merupakan produsen ponsel asal China yang dulu merupakan anak usaha Huawei. Namun, Honor dijual dan berdiri menjadi merek mandiri setelah Huawei mendapat sanksi dari Amerika Serikat (AS) pada 2020.

Setelah meluncurkan serangkaian produk unggulan, Honor mencatatkan penjualan global tumbuh lebih dari 50% pada Desember 2024. Khusus untuk pasar Eropa, Honor mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 77% pada kuartal IV-2024. Honor masuk dalam daftar lima besar produsen smartphone di Eropa dan memberikan persaingan yang ketat kepada para kompetitornya.

"Brand Honor akhirnya comeback ke Indonesia. Dengan melihat penjualan Honor secara global, penjualannya diharapkan tumbuh dengan cepat di Indonesia," ujarnya.

Sentimen ketiga adalah ekspansi PT Era Boga Nusantara (EBN), anak usaha ERAA dengan kepemilikan 99,99% saham, yang mengakuisisi 40% saham PT Chagee Era Indonesia pada awal 2025.

Melalui akuisisi tersebut, ERAA membawa brand teh modern oriental Chagee ke pasar lokal. Didirikan pada 2017 di Yunnan, China, Chagee telah berkembang pesat dengan lebih dari 4.000 gerai di berbagai negara Asia, termasuk Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Langkah diversifikasi ini sejalan dengan strategi ERAA dalam memperluas portofolio bisnisnya di luar sektor ritel gadget, yang berpotensi memperkuat posisi ERAA sebagai pemain multi-industri yang adaptif dan inovatif.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia