Harga Emas Kenapa Nasibnya Begini?
JAKARTA, investor.id - Harga emas (XAU/USD) sempat mengalami koreksi setelah mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di US$ 3.005 pada akhir pekan lalu.
Pada hari Senin (17/3/2025), harga emas diperdagangkan di bawah US$ 3.000, tepatnya di sekitar US$ 2.990. Koreksi ini dipicu oleh aksi profit-taking yang dilakukan investor setelah lonjakan signifikan sebelumnya. Namun, tren bullish masih mendominasi berdasarkan analisis teknikal dan faktor fundamental yang mendukung pergerakan harga.
Menurut Andy Nugraha, analis dari Dupoin Indonesia, formasi candlestick dan indikator moving average saat ini mengindikasikan bahwa momentum bullish pada XAU/USD tetap kuat.
Proyeksi harga emas hari ini berpotensi naik hingga level US$ 3.025 sebagai target utama, seiring meningkatnya permintaan safe haven akibat ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global.
“Namun, jika terjadi pembalikan arah (reversal), emas diperkirakan akan mengalami koreksi ke level US$ 2.978 sebagai target terdekatnya,” terang Andy dalam keterangan resmi, Selasa (18/3/2025).
Pada hari Selasa, harga emas kembali melonjak dan mencetak rekor tertinggi di atas US$ 3.000 untuk kedua kalinya dalam sepekan.
“Kenaikan ini menunjukkan bahwa tren bullish tetap dominan di tengah ketidakpastian ekonomi global dan meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven,” papar Andy.
Tren Bullish
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






