Jumat, 15 Mei 2026

Musim Dividen, Saham Berjatuhan

Penulis : Ghafur Fadillah
19 Mar 2025 | 07:42 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - VP Head of Marketing, Strategy & Planning PT Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi Kasmarandana menuturkan, kejatuhan IHSG kemarin mencerminkan anomali yang semakin memperkuat urgensi peran pemerintah dalam meningkatkan kepercayaan investor, baik domestik maupun asing.

Sentimen negatif terus membayangi pasar, mulai dari pemangkasan rating saham Indonesia oleh Morgan Stanley dan Goldman Sachs akibat kekhawatiran terhadap pelebaran defisit anggaran dan peningkatan risiko fiskal.

Tekanan jual asing juga masih sangat kuat, dengan outflow asing tercatat mencapai Rp 29,4 triliun hingga perdagangan 18 Maret 2025. "Selain itu, tingginya risk premium Indonesia dibandingkan dengan Amerika Serikat semakin menambah kekhawatiran investor terhadap risiko investasi di dalam negeri," terangnya, Selasa (19/3/2025).

ADVERTISEMENT

Dari sisi fundamental, data terbaru dari Kementerian Keuangan menunjukkan defisit APBN per Februari 2025 mencapai 0,13% dari PDB atau sekitar Rp 31,2 triliun. Padahal, pada periode yang sama tahun sebelumnya, APBN masih mencatatkan surplus sebesar Rp 26,04 triliun atau 0,11% dari PDB. Penerimaan pajak juga menunjukkan pelemahan signifikan, dengan realisasi pada Februari 2025 hanya sebesar Rp 187,8 triliun atau 8,6% dari target APBN 2025. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan penerimaan pajak pada Februari 2024 yang mencapai Rp 400,36 triliun atau 14,29% dari target APBN 2024.

"Melihat kondisi tersebut, langkah konkret dalam program strategis pemerintah menjadi faktor kunci untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mengembalikan kepercayaan pasar," tegasnya.

Rekomendasi Saham

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 52 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 54 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia