Jumat, 15 Mei 2026

Saham AADI Diserok, PE 2,7 Kali

Penulis : Thresa Sandra Desfika
19 Mar 2025 | 12:37 WIB
BAGIKAN
Batu bara Adaro Andalan Indonesia (AADI). Perseroan
Batu bara Adaro Andalan Indonesia (AADI). Perseroan

KB Valbury Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham Adaro Andalan Indonesia (AADI). Namun, target harga saham AADI direvisi turun menjadi Rp 10.500 dari sebelumnya Rp 14.175.

Dengan menerapkan P/E multiple sebesar 5 kali, target harga baru saham AADI mencerminkan asumsi yang lebih konservatif di tengah volatilitas harga batu bara.

Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa setiap perubahan 10% pada harga batu bara dapat menggeser valuasi dalam kisaran Rp 8.800-12.100 per saham. “Meskipun ada kehati-hatian dalam jangka pendek, AADI tetap menjadi pilihan menarik bagi investor dividen,” sebut Laurencia.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Investment Analyst Stockbit Sekuritas, Hendriko Gani mengungkapkan bahwa Adaro Andalan (AADI) kemungkinan tidak akan membagikan dividen atas laba bersih tahun buku 2024. Hal itu mencuat dalam diskusi antara AADI dan Stockbit Sekuritas.

“Kemungkinan tersebut didasari sejumlah pertimbangan, seperti AADI yang baru IPO pada Desember 2024, level kas saat ini, dan kebutuhan capex mendatang,” ungkap Hendriko dalam ulasannya, baru-baru ini.

Meski demikian, menurut dia, keputusan soal pembagian dividen tahun buku 2024 pastinya hanya akan diketahui pada RUPST mendatang.

Secara historis, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) – entitas yang menaungi AADI sebelum spin off – membagikan dividen final pada bulan Mei, dengan dividen interim pada Desember. “Kami memperkirakan AADI mulai membagikan dividen secara interim untuk tahun buku 2025,” jelas Hendriko.

Di dalam prospektus, manajemen AADI menyebutkan bahwa perseroan mulai tahun buku 2025 merencanakan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio/DPR) hingga sebesar 45% dari laba bersih konsolidasi. Manajemen AADI tidak menyebutkan besaran DPR untuk tahun buku 2024.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 6 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 10 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 48 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 52 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia