Kamis, 14 Mei 2026

Ada Emiten Sawit Panen Laba hingga Cetak Rekor

Penulis : Jauhari Mahardhika
19 Mar 2025 | 12:50 WIB
BAGIKAN
Salah satu pabrik PT Sumber Tani Agung Resources Tbk atau STA Resources. (Foto: STAA)
Salah satu pabrik PT Sumber Tani Agung Resources Tbk atau STA Resources. (Foto: STAA)

JAKARTA, investor.id – PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA) menutup tahun 2024 dengan pencapaian kinerja keuangan tertinggi dalam sejarah perusahaan.

Didorong oleh kenaikan rata-rata harga jual CPO sebesar 18,3% serta optimalisasi efisiensi operasional, STAA membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 129,7% pada kuartal IV-2024 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan, laba bersih STAA pada 2024 meningkat 85,9% menjadi Rp 1,45 triliun dibandingkan tahun sebelumnya, dengan margin laba bersih meningkat dari 14,8% menjadi 22,6% – mencapai rekor tertinggi bagi perseroan.

ADVERTISEMENT

Sepanjang 2024, STAA membukukan pendapatan sebesar Rp 6,44 triliun, naik 21,8% secara tahunan. Peningkatan harga jual produk kelapa sawit dan turunannya menjadi salah satu faktor utama di balik performa positif itu, yang turut mendorong pertumbuhan EBITDA sebesar 59,2% menjadi Rp 2,24 triliun.

“Pencapaian ini mencerminkan efektivitas strategi serta keberhasilan manajemen dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi,” kata Kevin Wijaya, Head of Investor Relations STAA, dalam keterangannya, Rabu (19/3/2025).

Selain faktor eksternal, pertumbuhan juga didukung oleh peningkatan produktivitas. Sepanjang 2024, produksi tandan buah segar (TBS) mencapai 1.047.629 ton, dengan yield TBS meningkat menjadi 23,4 ton per hektare – mencerminkan pengelolaan kebun yang semakin optimal.

Ke depan, STAA akan terus fokus pada ekspansi, termasuk mengoperasikan pabrik refinery berkapasitas 2.000 ton per hari di Lubuk Gaung, Dumai. “Kami optimis proyek ini akan mulai memberikan kontribusi positif pada 2025, dengan potensi pertumbuhan pendapatan hingga 35%,” tutur Kevin.

Dengan strategi tersebut, STAA berharap dapat mempertahankan momentum pertumbuhan serta menghadapi tantangan industri dengan pendekatan yang berkelanjutan.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia