Harga Emas Bisa Ukir Rekor Lagi, Saham ANTM Diramal Terbang
JAKARTA, investor.id – Harga emas masih bisa mengukir rekor lagi, yakni berkisar US$ 3.300-3.500 per ounce (oz). Ini akan mendongkrak laba bersih PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam sekaligus sahamnya, yang kini diganjar target harga tinggi.
CLSA baru saja menaikkan proyeksi laba bersih Antam sebesar 30% tahun ini, didorong oleh lonjakan harga emas dan volume penjualan komoditas ini pada kuartal IV-2024. Antam diprediksi mencetak rekor laba bersih pada 2025.
“Jika harga emas berada di US$ 3.300-3.500, laba bersih Antam bisa tembus Rp 5 triliun,” tulis CLSA dalam catatan, yang dikutip pada Kamis (20/3/2025).
Kuartal IV-2024, emiten berkode saham ANTM tersebut mencetak rekor penjualan emas sebanyak 15 ton, sehingga tahun lalu totalnya 44 ton. Dengan margin laba kotor 6-8%, emas kini menyumbangkan 43% laba kotor perseroan.
CLSA menetapkan proyeksi dasar harga emas 2025 mencapai US$ 2.800 per oz, sedangkan volume penjualan emas Antam (ANTM) sebanyak 48 ton.
Hitungan CLSA, setiap kenaikan harga emas US$ 100 per oz, laba bersih per saham ANTM naik 5%. Kemudian, setiap kenaikan 10% volume penjualan, EPS ANTM juga bisa naik 5%.
Demi mengkapitalisasi kenaikan harga dan volume emas, ANTM berniat merilis aplikasi trading emas bernama ANTAM Logam Mulia akhir Maret 2025.
Bisnis Nikel dan Target Harga Tinggi
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






