Jumat, 15 Mei 2026

Muncul Dividen Rp 106/Saham, Lo Kheng Hong Kebagian

Penulis : Alfida Febrianna
20 Mar 2025 | 14:20 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi investasi saham. (Image by Freepik)
Ilustrasi investasi saham. (Image by Freepik)

JAKARTA, investor.id – Emiten portofolio Lo Kheng Hong, PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) memutuskan untuk membagikan dividen senilai Rp 106 per saham atau Rp 2,43 triliun dari laba tahun buku 2024.

Hal tersebut diketok dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), Kamis (20/3/2025).

"Rapat pun menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2024 sebagai berikut. Rp 106 per saham atau sebesar Rp 2,43 triliun sebagai dividen tunai atau dividend payout ratio sebesar 50% dari laba bersih," ungkap Presiden Direktur OCBC Parwati Surjaudaja, dalam konferensi pers usai RUPST, yang digelar di OCBC Tower, Jakarta.

ADVERTISEMENT

Per 31 Januari 2025, Lo Kheng Hong tercatat menggenggam 122.079.700 saham NISP. Artinya, Pak Lo – sapaan akrabnya – berpotensi meraup dividen Rp 12,94 miliar dari NISP.

Selain dibagikan sebagai dividen, senilai Rp 100.000.000 dari laba disisihkan untuk cadangan umum dan sisa laba bersih ditetapkan sebagai laba ditahan.

"Sebesar Rp 100 juta untuk cadangan umum dan sisa laba bersih ditentukan sebagai laba ditahan," kata Parwati.

Jika dibandingkan dengan harga penutupan kemarin yang berada pada level 1.280 per saham, maka dividend yield diestimastikan sebesar 8,2%.

Adapun, perseroan mencetak laba bersih sebesar Rp 4,86 triliun sepanjang 2024. Capaian ini tercatat tumbuh sebesar 19% secara tahunan (year on year/yoy) dari Rp 4,09 triliun pada tahun sebelumnya.

Selain itu, dalam RUPST ini juga disetujui Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku 2024. Kemudian, disetujui pembelian kembali saham perseroan (share buyback) dan pengalihan saham hasil buyback sebesar Rp 390.000.000 dalam rangka pemberian remunerasi yang bersifat variable kepada Direksi dan Karyawan dengan perkiraan biaya tidak melebihi Rp 800.000.000.

"Untuk agenda keempat, rapat menyetujui perubahan dewan komisaris dan direksi perseroan beserta penerapan remunerasi bagi dewan komisaris, direksi, dan pengawas," tuturnya.

terakhir, RUPST menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada dewan komisaris berdasarkan rekomendasi Komite Audit untuk menunjuk akuntan publik dan kantor akuntan publik yang akan mengalami laporan keuangan untuk tahun minggu 2025.

[embed type=stock]NISP[/embed]\

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 53 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia