Merger dengan FREN Tak Lama Lagi, Saham EXCL Dipatok Tinggi
JAKARTA, investor.id – Merger antara PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) senilai Rp 104 triliun berjalan sesuai rencana atau on track dan bakal rampung sebelum akhir semester I-2025. Kalangan analis memberikan pandangan positif terhadap aksi korporasi ini.
Analis Sucor Sekuritas, Paulus Jimmy mengungkapkan bahwa para analis telah mendapatkan update proses merger XL Axiata (EXCL) dan Smartfren (FREN). “Proses merger telah memperoleh persetujuan ‘prinsip’ dari Kementerian Komunikasi dan Digital dan berada di jalur yang tepat untuk dituntaskan pada semester I-2025,” tulis dia dalam risetnya.
Menurut Paulus, pasca merger menjadi XL Smart (EXCL) dan proses integrasi selesai, entitas tersebut akan mendapat keuntungan dari sinergi pra-pajak tahunan senilai US$ 300-400 juta atau setara Rp 4,9-6,4 triliun. Keuntungan sinergi ini berasal dari belanja modal, belanja operasional, dan sewa.
Semua proses integrasi membutuhkan waktu kurang dari 2 tahun, mirip dengan merger PT Indosat Tbk (ISAT) dan PT Hutchison 3 Indonesia pada 2022.
“Kami juga memperkirakan biaya integrasi satu kali yang mungkin timbul pada semester I-2025, mengimbangi sinergi jangka pendek selama proses merger,” jelas Paulus.
Dia pun menegaskan, merger antara EXCL dan FREN akan mendorong entitas baru pasca merger meraup keuntungan jangka panjang. Keuntungan pertama adalah memiliki 94 juta pelanggan, dengan pendapatan gabungan sebesar US$ 2,8 miliar dan EBITDA senilai US$ 1,4 miliar pasca merger, serta total spektrum telekomunikasi sebesar 152 Mhz.
Kedua, XL Smart sebagai entitas hasil merger bisa berhemat dengan menonaktifkan sekitar 20-30% dari 67 ribu menara yang tumpang tindih. Hal itu untuk efisiensi ataupun penempatan ulang guna meningkatkan cakupan secara nasional.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






