Merger dengan FREN Tak Lama Lagi, Saham EXCL Dipatok Tinggi
Adapun keuntungan ketiga dari merger EXCL dan FREN bakal mendongkrak pertumbuhan pendapatan yang lebih tinggi. Hal itu seiring peningkatan average revenue per user (ARPU) yang biasa terjadi setelah konsolidasi perusahaan telekomunikasi.
“Itu telah dibuktikan pada pertumbuhan ARPU Axis sebesar 4,3% dan Indosat sebesar 6,9% pasca merger. Namun, kami pikir tantangan bagi XL Smart akan lebih tinggi karena meningkatnya persaingan di segmen data seluler,” ungkap Paulus.
Baca Juga:
Muncul Lagi Isu GOTO & Grab, soal Apa?Sucor Sekuritas memprediksi pendapatan EXCL pada 2025 mencapai Rp 36,85 triliun dengan EBITDA Rp 18,95 triliun. Laba bersih diperkirakan sebesar Rp 2,25 triliun atau meningkat 24% dari pencapaian 2024 yang senilai Rp 1,82 triliun.
“Kami akan merevisi angka-angkanya lebih lanjut setelah proses merger selesai. Kami masih percaya merger XL Smart yang akan datang dan potensi sinerginya akan menguntungkan EXCL dalam jangka panjang,” sebut Paulus.
Dengan berbagai pertimbangan, Sucor Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy untuk saham EXCL. Target harga saham EXCL dipatok sebesar Rp 3.200. Target harga tersebut mencerminkan potensi kenaikan harga saham EXCL sebesar 42%.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






