Jumat, 15 Mei 2026

Merger dengan FREN Tak Lama Lagi, Saham EXCL Dipatok Tinggi

Penulis : Jauhari Mahardhika
20 Mar 2025 | 21:58 WIB
BAGIKAN
Jaringan XL Axiata (EXCL). (Foto: XL Axiata)
Jaringan XL Axiata (EXCL). (Foto: XL Axiata)

Adapun keuntungan ketiga dari merger EXCL dan FREN bakal mendongkrak pertumbuhan pendapatan yang lebih tinggi. Hal itu seiring peningkatan average revenue per user (ARPU) yang biasa terjadi setelah konsolidasi perusahaan telekomunikasi.

“Itu telah dibuktikan pada pertumbuhan ARPU Axis sebesar 4,3% dan Indosat sebesar 6,9% pasca merger. Namun, kami pikir tantangan bagi XL Smart akan lebih tinggi karena meningkatnya persaingan di segmen data seluler,” ungkap Paulus.

Sucor Sekuritas memprediksi pendapatan EXCL pada 2025 mencapai Rp 36,85 triliun dengan EBITDA Rp 18,95 triliun. Laba bersih diperkirakan sebesar Rp 2,25 triliun atau meningkat 24% dari pencapaian 2024 yang senilai Rp 1,82 triliun.

ADVERTISEMENT

“Kami akan merevisi angka-angkanya lebih lanjut setelah proses merger selesai. Kami masih percaya merger XL Smart yang akan datang dan potensi sinerginya akan menguntungkan EXCL dalam jangka panjang,” sebut Paulus.

Dengan berbagai pertimbangan, Sucor Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy untuk saham EXCL. Target harga saham EXCL dipatok sebesar Rp 3.200. Target harga tersebut mencerminkan potensi kenaikan harga saham EXCL sebesar 42%.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia