Harga Emas Nasibnya Kini
JAKARTA, investor.id - Investor yang gelisah berbondong-bondong beralih ke aset-aset safe-haven pada hari Kamis (3/4/2025) dan mendorong emas ke rekor tertinggi setelah Presiden AS Donald Trump menerapkan tarif impor yang lebih agresif dari perkiraan, meningkatkan perang dagang global yang sudah memanas.
Berdasarkan laporan Reuters, harga emas di pasar spot sedikit berubah pada US$ 3.132,69 pada 05.20 GMT, setelah mencapai level tertinggi sepanjang masa di US$ 3.167,57 di awal sesi.
Emas berjangka AS turun 0,4% menjadi US$ 3.155.
Sementara itu, saat berita ini disusun, harga emas ada di level US$ 3.130, berdasarkan data Trading Economics.
Tarif Trump
Pada hari Rabu, Trump mengumumkan tarif dasar sebesar 10% untuk semua impor ke AS, dan tarif yang lebih tinggi di banyak negara, termasuk beberapa mitra dagang terbesarnya, sehingga memperdalam perang dagang yang telah mengguncang pasar global.
Salah satu alasan emas mendapat dukungan adalah karena “perlambatan tarif yang kemungkinan besar akan berdampak pada perekonomian AS, meningkatkan prospek penurunan suku bunga di masa depan,” kata analis pasar keuangan Capital.com Kyle Rodda dikutip dari Reuters.
Emas, yang merupakan lindung nilai terhadap ketidakstabilan politik dan keuangan, telah melonjak lebih dari 19% tahun ini, terutama didorong oleh kegelisahan tarif, kemungkinan penurunan suku bunga, konflik geopolitik, dan pembelian oleh bank sentral.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






