Jumat, 15 Mei 2026

Wall Street Kembali Goyah, Ancaman Tarif Trump Picu Kepanikan

Penulis : Indah Handayani
8 Apr 2025 | 05:05 WIB
BAGIKAN
ilustrasi Wall Street
Sumber: AP
ilustrasi Wall Street Sumber: AP

NEW YORK, investor.id - Wall Street kembali goyah pada Senin (7/4/2025). Bahkan, Dow Jones Industrial Average anjlok lebih dari 300 poin, memperpanjang tren penurunan selama tiga hari berturut-turut.

Dikutip dari CNBC internasional, kekhawatiran meningkat setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menggertak akan menaikkan tarif terhadap China hingga 50%.

Dalam sesi perdagangan yang penuh gejolak, para pelaku pasar berupaya mencari titik balik dari tekanan akibat perang dagang. Dow Jones sempat mencatat ayunan poin intraday terbesar dalam sejarah. Sebab, turun lebih dari 1.700 poin di sesi terendah sebelum berbalik naik dan mencetak fluktuasi 2.595 poin dari titik terendah ke tertinggi.

ADVERTISEMENT

Alhasil, Dow Jones ditutup turun 349,26 poin (0,91%) ke level 37.965,60. Sementara itu, S&P 500 melemah 0,23% ke 5.062,25, setelah sempat turun hingga 4,7% di titik terendah dan hampir memasuki wilayah pasar bearish.

Sementara itu, Nasdaq Composite justru naik tipis 0,10% ke 15.603,26, didorong aksi beli pada saham teknologi besar seperti Nvidia dan Palantir.

Pasar sempat pulih singkat menyusul rumor di media sosial soal kemungkinan jeda 90 hari dalam penerapan tarif. Namun, Gedung Putih langsung membantah kabar tersebut, menyebutnya sebagai ‘berita palsu’, dan indeks pun kembali tertekan.

Volume transaksi melonjak tajam hingga 29 miliar saham, tertinggi dalam 18 tahun terakhir, melampaui volume perdagangan Jumat (26,77 miliar saham) dan rata-rata 10 hari sebesar 16,94 miliar saham.

Trump, melalui akun Truth Social miliknya, menegaskan akan menerapkan tarif tambahan sebesar 50% terhadap China mulai 9 April 2025, jika Beijing tidak mencabut kenaikan tarif balasannya sebesar 34%.

“Jika China tidak menarik kenaikan tarifnya, semua negosiasi akan dihentikan,” tulis Trump.

Penegasan Trump

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 51 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia