Wall Street Kembali Goyah, Ancaman Tarif Trump Picu Kepanikan
Kepada media, Trump juga menegaskan tidak ada evaluasi terhadap penundaan tarif. Sementara itu, China dan beberapa negara lain tengah menyiapkan langkah balasan masing-masing.
Sentimen negatif melanda seluruh sektor. Saham Apple anjlok 3,7% di tengah kekhawatiran dampak tarif lanjutan ke rantai pasok global. Kapitalisasi pasar Apple telah menyusut sekitar US$ 640 miliar dalam tiga hari terakhir.
Di sisi lain, indeks ketakutan pasar, CBOE Volatility Index (VIX), melonjak hingga level 60, angka ekstrem yang biasanya hanya terjadi saat pasar bearish.
Ekonom FWDBONDS Chris Rupkey mengatakan, tekanan jual dipicu margin call yang memaksa hedge fund menjual saham-saham mereka.
“Untuk hari ketiga berturut-turut, investor memberikan penilaian negatif besar-besaran terhadap tarif 'Hari Pembebasan' ala Gedung Putih yang mengguncang Wall Street,” ujarnya.
Sementara itu, miliarder Bill Ackman memperingatkan potensi krisis ekonomi global akibat kebijakan Trump yang disebutnya sebagai ‘musim dingin nuklir ekonomi’. Ia meminta Trump mempertimbangkan jeda untuk menyusun ulang sistem tarif yang adil.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






