Jumat, 15 Mei 2026

Takdir Harga Emas Diramal Seperti Ini

Penulis : Thresa Sandra Desfika
8 Apr 2025 | 07:50 WIB
BAGIKAN
Batangan emas terlihat ditumpuk di brankas di United States Mint. (Foto: AP/ Mike Groll)
Batangan emas terlihat ditumpuk di brankas di United States Mint. (Foto: AP/ Mike Groll)

JAKARTA, investor.id - The Wall Street Journal melaporkan bahwa emas berjangka bulan depan turun di bawah angka US$ 3.000 per troy ons pada 7 April 2025. Tepatnya turun 2% menjadi US$ 2.951,30 per ons.

Ketidakpastian seputar rencana tarif Presiden Trump hanya berdampak pada peningkatan sebentar sejak tarif timbal balik dikonfirmasi pada 2 April, dan kemudian emas tidak melihat aliran safe haven, malah turun 6% per ons dalam tiga sesi sebelumnya.

Mata uang lain telah melihat aliran ini sebagai gantinya, kata Nikos Tzabouras dari Tradu.com dalam sebuah catatan.

Tetapi fundamental untuk emas dapat berfungsi untuk mengembalikan harga emas.

ADVERTISEMENT

"Daya tarik emas sebagai safe haven kemungkinan akan bertahan, dengan jalur perlawanan paling mudah menunjuk ke arah tertinggi baru sepanjang masa," kata Tzabouras.

Ia menambahkan bahwa risiko resesi global dan dolar AS yang lebih lemah akan terus menjadikan emas sebagai lindung nilai yang menarik untuk risiko.

RBC

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 5 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia