Jumat, 15 Mei 2026

Wall Street Menggila, Cetak Kenaikan Terbesar Sepanjang Sejarah

Penulis : Indah Handayani
10 Apr 2025 | 04:54 WIB
BAGIKAN
ilustrasi Wall Street
Sumber: AP
ilustrasi Wall Street Sumber: AP

NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks utama Wall Street mencatat kenaikan terbesar sepanjang sejarah pada perdagangan Rabu (9/4/2025). Setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan penundaan sementara terhadap sebagian tarif ‘resiprokal’ yang sebelumnya diterapkan terhadap sejumlah negara.

Dikutip dari CNBC internasional, kabar tersebut langsung membalikkan sentimen pasar yang selama sepekan terakhir tertekan parah akibat ketegangan dagang.

S&P 500 melejit 9,52% dan ditutup di level 5.456,9, angka itu menjadi lonjakan harian terbesar sejak krisis keuangan 2008. Ini juga merupakan kenaikan harian terbesar ketiga dalam sejarah pasca-Perang Dunia II untuk indeks tersebut.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Dow Jones Industrial Average melonjak 2.962,86 poin (7,87%) ke posisi 40.608,45, terbesar sejak Maret 2020. Nasdaq Composite juga tidak kalah spektakuler, meroket 12,16% ke 17.124,97, mencatatkan kenaikan harian terbesar sejak Januari 2001 dan menjadi hari terbaik kedua sepanjang sejarah.

Menurut data perdagangan, sekitar 30 miliar saham berpindah tangan pada Rabu, menjadikannya hari dengan volume transaksi terbesar di Wall Street dalam 18 tahun terakhir.

Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump menyatakan, "Saya telah mengizinkan PAUSE selama 90 hari, dan menurunkan Tarif Resiprokal secara substansial menjadi 10%, yang berlaku segera,". Meski begitu, ia juga menegaskan bahwa tarif untuk China justru dinaikkan menjadi 125%.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent kemudian menjelaskan, semua negara kecuali China akan kembali ke tarif dasar 10%, lebih rendah dari tarif tinggi yang sempat mengejutkan pasar. “Namun, penangguhan ini tidak berlaku untuk tarif sektor tertentu,” ujarnya.

Saham-saham yang sebelumnya terpukul akibat perang dagang menjadi pemimpin reli. Saham Apple dan Nvidia masing-masing melonjak lebih dari 15% dan 19%. Walmart menguat 9,6%, sementara Tesla melesat lebih dari 22% berkat kabar penundaan tarif.

Penundaan Tarif

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 59 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 9 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia