Emiten Baru IPO Mau Buyback Saham Rp 4 Triliun
JAKARTA, investor.id - PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham perseroan sebanyak-banyaknya Rp 4 triliun.
Sebagaimana diketahui, AADI merupakan perusahaan batu bara termal hasil spin off dari PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) atau yang dahulu bernama PT Adaro Energy Indonesia Tbk.
Saham AADI baru tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) per 5 Desember 2024. Perseroan menggelar IPO di harga Rp 5.550 per saham dengan masa penawaran umum pada 29 November-3 Desember 2024.
Meski baru IPO, Adaro Andalan Indonesia sudah berencana melakukan buyback saham setelah mendapat restu rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada 22 Mei 2025.
Saham Adaro Andalan Indonesia sendiri pernah menyentuh level tertingginya Rp 9.800. Tapi pada per akhir perdagangan 15 April 2025 kemarin saham ini ada di Rp 6.475, menguat 1,97% dari hari sebelumnya.
Pada 8 April 2025, saat pasar crash, saham AADI sempat ambruk ditutup di Rp 5.750, dekat dengan harga IPO.
Pertimbangan
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler





