Jumat, 15 Mei 2026

Sentimen Global dan Domestik Goyang IHSG

Penulis : Indah Handayani
17 Apr 2025 | 13:42 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di mainhall BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di mainhall BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) galau, naik tipis 3,07 poin (0,05%) ke level 6.403,1 pada penutupan sesi I, Kamis (17/4/2025). Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, IHSG hari ini digoyang oleh sentimen dari global dan domestik.

Pilarmas merekomendasikan saham BRIS untuk perdagangan di sesi II.

Pilarmas menjelaskan, Sentimen global datang dari kabar perundingan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Jepang. Delegasi dari Tokyo saat ini berada di Washington untuk mendesak penghapusan tarif impor yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump.

ADVERTISEMENT

Trump sendiri mengklaim telah terjadi ‘kemajuan besar’ dalam perundingan tersebut, memberikan harapan bahwa kesepakatan bisa tercapai dan menghindari lonjakan tarif lanjutan.

Sinyal positif juga muncul dari China. Meski hubungan dagang dengan AS masih memanas, Beijing dikabarkan tetap membuka pintu negosiasi, dengan syarat Washington menghentikan pendekatan agresifnya.

“Sumber pasar menyebut bahwa China menunggu langkah konkret dari Trump sebelum menyetujui babak baru pembicaraan perdagangan,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Kamis (17/4/2025).

Sedangkan sentimen dari domestik, Pilarmas menyebut, pasar juga dibayangi profit taking menjelang libur panjang memperingati Good Friday. Namun, pelaku pasar tetap disuguhi data positif yang bisa menjaga sentimen tetap stabil.

Data BI

Bank Indonesia mencatat Indeks Penjualan Riil (IPR) Februari 2025 mencapai 218,5, tumbuh 2,0% secara tahunan (YoY), meningkat signifikan dibandingkan pertumbuhan Januari yang hanya 0,5%. Peningkatan ini menandakan daya beli rumah tangga yang mulai membaik, ditopang oleh konsumsi jelang Ramadan.

Lebih lanjut, struktur utang luar negeri (ULN) Indonesia tetap dalam kondisi sehat. Rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) turun menjadi 30,2% pada Februari, dari 30,3% di Januari. ULN jangka panjang masih mendominasi sebesar 84,7% dari total, menunjukkan pengelolaan yang hati-hati dan berkelanjutan.

Bank Indonesia menegaskan, koordinasi antara pemerintah dan otoritas moneter akan terus diperkuat guna menjaga stabilitas dan memanfaatkan ULN untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Pada sesi pertama hari ini, saham-saham yang mengalami kenaikan NASI, HOKI, DGNS, CENT, IKAI. Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan terbesar BAPI, BEER, FORU, IKAN, OMRE.

Pilarmas merekomendasikan saham BRIS untuk perdagangan di sesi II. “Kami merekomendasikan saham BRIS buy dengan support dan resistance di 2.420 – 2.660,” tutupnya.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 39 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia