Emiten Buka-bukaan Mau Akuisisi Tambang
JAKARTA, investor.id - PT United Tractors Tbk (UNTR), anak usaha PT Astra International Tbk (ASII), menyiapkan sederet strategi ekspansi pada 2025.
Perseroan memfokuskan arah bisnis ke segmen non-batu bara, terutama tambang mineral dan energi baru terbarukan, dengan alokasi investasi jumbo hingga US$ 1 miliar atau sekitar Rp 16,8 triliun.
Direktur UNTR Iwan Hadiantoro mengatakan, perseroan secara konsisten memperbesar portofolio di sektor tambang logam dan mineral.
“Kami tetap fokus pada komoditas seperti nikel, emas, dan sedang mempertimbangkan bauksit jika ada peluang. Kami menyediakan bujet US$ 500 juta sampai US$ 1 miliar per tahun untuk akuisisi,” ujarnya dalam paparan publik di Jakarta, Jumat (25/4/2025).
Saat ini UNTR tengah menjajaki sejumlah akuisisi baru di sektor mineral. Sebelumnya, emiten berkode UNTR ini telah mengakuisisi PT Stargate Pacific Resources dan Stargate Mineral Asia (nikel), serta PT Supreme Energy Rantau Dedap melalui anak usaha PT Energia Prima Nusantara (geotermal).
Iwan menegaskan bahwa ekspansi ke sektor non-batu bara ditargetkan untuk menyeimbangkan kontribusi pendapatan dari sektor batu bara dan non-batu bara pada 2030. Adapun pembiayaan ekspansi akan menggunakan dana kas internal dan fasilitas pinjaman bank.
“Untuk akuisisi, pembiayaan kami fleksibel, bisa dari kas internal dan juga pinjaman bank,” ujanya.
Pada kesempatan yang sama, Investor Relations Head UNTR Ari Setiawan menambahkan, fokus akuisisi ke depan akan menyasar komoditas strategis seperti emas, nikel, serta sejumlah mineral lainnya.
“Kami terus mencari aset potensial yang sesuai,” katanya.
Alat Berat
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






