Jumat, 15 Mei 2026

Emiten Buka-bukaan Mau Akuisisi Tambang

Penulis : Ghafur Fadillah
26 Apr 2025 | 19:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi PT Turangga Resources, anak usaha PT United Tractors Tbk (UNTR). (Fot: Turangga Resources)
Ilustrasi PT Turangga Resources, anak usaha PT United Tractors Tbk (UNTR). (Fot: Turangga Resources)

Sementara itu dari sisi penjualan alat berat, Direktur UNTR Widjaja Kartika menjelaskan, minat terhadap alat berat masih tinggi, khususnya dari sektor tambang. Namun, ia mengakui bahwa tren penurunan harga batu bara menyebabkan sejumlah kontraktor melakukan efisiensi operasional. “Kami masih wait and see atas dampak pergerakan harga komoditas. Namun sejauh ini penjualan Komatsu tetap positif,” ungkapnya.

UNTR juga menghadapi persaingan ketat dari merek alat berat asal China yang semakin ekspansif. “Kami yakin Komatsu tetap kompetitif karena fokus pada peningkatan kualitas dan digitalisasi pemasaran,” tambah Direktur Lody Irwanto Elias.

Pada 2024, pangsa pasar Komatsu bertahan di level 26%.

ADVERTISEMENT

Untuk diketahui, UNTR membukukan penjualan Komatsu sebesar 1.345 unit sepanjang kuartal I-2025, tumbuh 23% yoy. Perseroan menargetkan penjualan 4.600 unit sepanjang 2025.

Terkait kebijakan royalti baru, Direktur Utama UNTR Frans Kesuma menyatakan perubahan tarif memberikan dampak bervariasi. Untuk batu bara, tarif maksimal royalti diturunkan dari 28% menjadi 13,5%. Sementara untuk emas, naik dari 10% menjadi 16% karena lonjakan harga global.

“Kami tetap berkomitmen menjadi produsen dengan biaya terendah. Perubahan royalti sudah kami perhitungkan dalam proyeksi 2025,” ujar Frans.

Frans memastikan efisiensi tetap menjadi strategi utama meskipun terjadi penyesuaian beban royalti. “Royalti adalah kewajiban atas izin pengelolaan sumber daya. Kami akan tetap mengelola biaya operasional seefisien mungkin,” tegasnya.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 25 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 29 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia