Jumat, 15 Mei 2026

Prospek Saham BRI (BBRI) Selanjutnya

Penulis : Jauhari Mahardhika
8 Mei 2025 | 13:25 WIB
BAGIKAN
Gedung BRI (BBRI). (Foto: Istimewa)
Gedung BRI (BBRI). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, investor.id – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 13,7 triliun pada kuartal I-2025, turun 9,4% qoq atau melemah 13,9% yoy. Lantas, bagaimana prospek saham BBRI selanjutnya?

Adapun penurunan laba bersih BRI terutama disebabkan oleh kenaikan biaya provisi sebesar 14,6% yoy. “Laba bersih BRI pada kuartal I-2025 sejalan dengan estimasi kami sebesar 23,1% dari estimasi setahun penuh dan sesuai ekspektasi konsensus sebesar 23,4%,” tulis Head of Equity Research Samuel Sekuritas, Prasetya Gunadi dan Research Associate Samuel Sekuritas, Brandon Boedhiman dalam risetnya.

Pendapatan bunga bersih (NII) BRI juga turun 1,7% yoy menjadi Rp 35,6 triliun, seiring pelemahan margin bunga bersih (NIM) menjadi 7,7% dari 7,8% pada kuartal IV-2024. Hal itu disebabkan oleh penurunan imbal hasil kredit sebesar 40 bps qoq, meskipun biaya dana (CoF) membaik sebesar 20 bps menjadi 3,5%.

ADVERTISEMENT

Emiten berkode saham BBRI tersebut berhasil mencetak pertumbuhan kredit dan pembiayaan sebesar 5% yoy menjadi Rp 1.373,7 triliun, didorong oleh pertumbuhan yang kuat di segmen menengah sebesar 21,1% yoy.

“Namun, pertumbuhan kredit mikro cukup moderat hanya 1,5% yoy, yang mencerminkan fokus BBRI terhadap kualitas aset dan upaya pemulihan,” jelas Prasetya.

Kemudian, biaya kredit (CoC) BBRI meningkat menjadi 3,5% dari 2,8% pada kuartal IV-2024, melebihi panduan perseroan di kisaran 3-3,2%. Itu terutama karena penurunan kualitas aset di portofolio kredit mikro dan kecil.

“Sejalan dengan depresiasi rupiah dan melambatnya ekonomi domestik, kualitas aset sedikit memburuk, dengan rasio kredit bermasalah (NPL) naik menjadi 3% dan loan at risk (LAR) naik menjadi 11,1% dari 10,7% pada kuartal IV-2024,” sebut Prasetya.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 43 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 45 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia