Prospek Saham BRI (BBRI) Selanjutnya
JAKARTA, investor.id – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 13,7 triliun pada kuartal I-2025, turun 9,4% qoq atau melemah 13,9% yoy. Lantas, bagaimana prospek saham BBRI selanjutnya?
Adapun penurunan laba bersih BRI terutama disebabkan oleh kenaikan biaya provisi sebesar 14,6% yoy. “Laba bersih BRI pada kuartal I-2025 sejalan dengan estimasi kami sebesar 23,1% dari estimasi setahun penuh dan sesuai ekspektasi konsensus sebesar 23,4%,” tulis Head of Equity Research Samuel Sekuritas, Prasetya Gunadi dan Research Associate Samuel Sekuritas, Brandon Boedhiman dalam risetnya.
Pendapatan bunga bersih (NII) BRI juga turun 1,7% yoy menjadi Rp 35,6 triliun, seiring pelemahan margin bunga bersih (NIM) menjadi 7,7% dari 7,8% pada kuartal IV-2024. Hal itu disebabkan oleh penurunan imbal hasil kredit sebesar 40 bps qoq, meskipun biaya dana (CoF) membaik sebesar 20 bps menjadi 3,5%.
Emiten berkode saham BBRI tersebut berhasil mencetak pertumbuhan kredit dan pembiayaan sebesar 5% yoy menjadi Rp 1.373,7 triliun, didorong oleh pertumbuhan yang kuat di segmen menengah sebesar 21,1% yoy.
“Namun, pertumbuhan kredit mikro cukup moderat hanya 1,5% yoy, yang mencerminkan fokus BBRI terhadap kualitas aset dan upaya pemulihan,” jelas Prasetya.
Kemudian, biaya kredit (CoC) BBRI meningkat menjadi 3,5% dari 2,8% pada kuartal IV-2024, melebihi panduan perseroan di kisaran 3-3,2%. Itu terutama karena penurunan kualitas aset di portofolio kredit mikro dan kecil.
Baca Juga:
Emtek (EMTK) Jual Saham Grab“Sejalan dengan depresiasi rupiah dan melambatnya ekonomi domestik, kualitas aset sedikit memburuk, dengan rasio kredit bermasalah (NPL) naik menjadi 3% dan loan at risk (LAR) naik menjadi 11,1% dari 10,7% pada kuartal IV-2024,” sebut Prasetya.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






