IHSG Nyungsep, Saham-Saham Ini Malah Terbang
JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup nyungsep, karena jatuh 98,47 poin (1,42%) ke level 6.827,7 pada Kamis (8/5/2025). Ini mengakhiri reli penguatan selama delapan hari terakhir.
Di saat yang sama, saham-saham ini malah terbang dan masuk daftar top gainers hari ini, bahkan ada dua yang mentok batas auto rejection atas (ARA).
Berdasarkan data RTI, sebanyak 228 saham terpantau naik, 393 saham turun, dan 184 saham stagnan. Adapun total nilai transaksi di bursa hari ini mencapai Rp 14,41 triliun. Volume perdagangan sebanyak 37,94 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 1.610.250 kali.
Hampir seluruh sektor saham melemah pada penutupan IHSG hari ini. Pelemahan terdalam terjadi pada sektor properti 2,3%. Diikuti pelemahan di saham sektor barang baku 1,6%, sektor teknologi 1,4%, sektor keuangan 1,2%, dan sektor barang konsumsi non primer 0,9%.
Sedangkan penguatan terjadi pada sektor transportasi 0,8% dan sektor kesehatan 0,1%.
Saat IHSG hari ini jatuh, indeks saham Asia mayoritas justru menguat. Hang Seng (Hong Kong) naik 0,3%, Shanghai (China) meningkat 0,2%, dan Nikkei (Jepang) menguat 0,4%. Sedangkan Straits Times (Singapura) turun 0,6%.
Sementara itu, saham-saham ini malah terbang dan masuk daftar top gainers hari ini. Sebab, melonjak 20% lebih dalam sehari.
Saham ARA
Di antara saham-saham top gainers tersebut, ada dua yang mentok batas auto rejection atas (ARA). Keduanya adalah PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH) melonjak 34.8% menjadi Rp 178 dan PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) melejit 34,3 menjadi Rp 90.
Sedangkan saham top gainers lainnya adalah PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk (JATI) melesat 23,1% menjadi Rp 149 dan PT Jobubu Jatum Minahasa Tbk (BEER) meningkat 23% menjadi Rp 80.
Kemudian saham PT bangun Karya Perkasa Tbk (KRYA) terkerek 21,5% menjadi Rp 169 dan PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI) menguat 20% menjadi Rp 60.
Sementara itu, ada lima saham boncos dan masuk dalam daftar top losers hari ini. Kelimanya adalah PT Benteng Api Technic Tbk (BATR) ambles 14,8% menjadi Rp 69, PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI) anjlok 14,8% menjadi Rp 230, dan PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) jatuh 14,7% menjadi Rp 150.
Selanjutnya saham PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) turun 13,7% menjadi R 388 dan PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) ambles 12,6% menjadi Rp 76.
Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, IHSG hari ini melemah karena aksi profit taking jelang libur panjang dan rilis posisi cadangan devisa April 2025 mengalami penurunan. “Meskipun cadangan devisa saat ini memadai, jika terjadi guncangan eksternal yang signifikan, BI mungkin akan menghadapi keterbatasan dalam kebijakan untuk merespons situasi tersebut,” tulis Pilarmas dalam risetnya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






