Harga Emas Bangkit, Didorong Inflasi AS dan Aksi Beli Murah
NEW YORK, investor.id - Harga emas dunia kembali bangkit pada Selasa (13/5/2025), setelah sempat anjlok tajam sehari sebelumnya. Kenaikan ini didorong aksi beli investor yang memanfaatkan harga rendah (bargain hunting), serta data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari perkiraan.
Dikutip dari CNBC internasional, harga emas di pasar spot naik 0,67% menjadi US$ 3.255,24 per ons, setelah sempat menyentuh level terendah US$3.207,30 pada Senin (12/5/2025). Sementara itu, kontrak berjangka emas AS tercatat naik 0,81% ke level US$ 3.254 per ons.
“Kita melihat koreksi besar pada harga emas hari Senin setelah muncul kabar adanya kesepakatan antara AS dan China. Namun, tarif yang dikenakan AS terhadap China masih sebesar 30%, dan itu tetap berdampak negatif bagi perekonomian,” ujar Kepala Strategi Komoditas di TD Securities Bart Melek.
Pada Senin lalu, AS dan China mengumumkan sepakat untuk menghentikan sementara penerapan tarif selama 90 hari. AS mengumumkan akan menurunkan tarif impor dari China menjadi 30% dari sebelumnya 145%. Sedangkan China memangkas bea impor barang-barang AS menjadi 10% dari sebelumnya 125%.
Sebelumnya, harga emas sempat mencetak rekor tertinggi berkali-kali sepanjang 2025. Lonjakan tersebut didorong oleh kekhawatiran perlambatan ekonomi akibat kebijakan tarif besar-besaran dari Presiden AS Donald Trump, pembelian emas oleh bank sentral, ketegangan geopolitik, dan peningkatan minat investor terhadap dana yang diperdagangkan di bursa berbasis emas (gold ETF).
Inflasi AS
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






