Saham BMRI Naik Tinggi Karena Ini
JAKARTA, investor.id - Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) pada perdagangan hari ini ditutup menguat 5,45% ke level Rp 5.325 per saham. Pergerakan saham BMRI turut menggendong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tembus level 7.000 atau tepatnya 7.040,161.
Berdasarkan data RTI Business Kamis (15/5/2025), saham BMRI diperdagangkan dengan volume sebesar 300,1 juta saham dengan frekuensi 50.476 kali. Nilai transaksinya tembus Rp 1,6 triliun pada perdagangan hari ini.
Menanggapi hijaunya saham BMRI tersebut, Corporate Secretary Bank Mandiri M. Ashidiq Iswara menyambut positif penguatan indeks BUMN20 dan apresiasi harga saham Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), termasuk BMRI. Menurut dia, peningkatan ini yang mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap fundamental sektor perbankan nasional.
"Tren ini juga menggambarkan mulai pulihnya kepercayaan investor terhadap aset-aset domestik di tengah meredanya ketegangan geopolitik dan tekanan eksternal," tutur pria yang akrab disapa Ossy kepada Investor Daily, Kamis (15/5/2025).
Seiring dengan membaiknya kondisi pasar, BMRI mencatatkan kinerja solid pada kuartal I-2025 dengan tren profitabilitas yang membaik. Sementara itu, pertumbuhan kredit BMRI juga tinggi, mencapai 16,5% (yoy) menjadi Rp 1.672 triliun. Pertumbuhan kredit ini bahkan jauh lebih tinggi dibandingkan industri perbankan yang hanya naik 9,16% (yoy) pada Maret 2025.
Ossy mengungkapkan bahwa kinerja intermediasi Bank Mandiri didorong oleh optimalisasi ekosistem wholesale dan retail, serta peningkatan pembiayaan ke sektor-sektor prospektif di wilayah.
"Kami menilai bahwa kondisi pasar saat ini menunjukkan peningkatan likuiditas dan minat risiko yang lebih sehat dari pelaku pasar, seiring meredanya tekanan eksternal dan membaiknya indikator makro domestik," ujar Ossy.
Kelola Portofolio
Bahkan, dalam sebulan terakhir, saham BMRI menguat 13,06%. Meski masih dalam tren menghijau, perseroan tetap mewaspadai berbagai risiko yang bisa berdampak pada kinerja keuangan.
"Dalam hal ini, Bank Mandiri tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan pengelolaan portofolio yang seimbang untuk menjaga kualitas aset dan pertumbuhan yang berkelanjutan," tandas Ossy.
Selain BMRI, ada pula saham bank yang fokus pada segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang menguat 4,40% ke level Rp 4.270 per saham.
Pada perdagangan hari ini, tercatat volume BBRI sebesar 537,2 juta saham dengan jumlah frekuensi 80.417 kali. Nilai transaksi saham ini pun sangat jumbo, mencapai Rp 2,3 triliun.
Editor: Nida Sahara
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






