Jumat, 15 Mei 2026

Harga Batu Bara Rontok Akibat Proyeksi Pelemahan Permintaan

Penulis : Indah Handayani
17 Mei 2025 | 07:42 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi harga batu bara (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/tom)
Ilustrasi harga batu bara (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/tom)

JAKARTA, investor.id – Harga batu bara mayoritas rontok pada Jumat (16/5/2025). Hal itu terjadi karena preoyeksi pelemahan permintaan batu bara, terutama dari China dan India.

Harga batu bara Newcastle untuk Mei 2025 stabil di US$ 99 per ton. Sedangkan harga batu bara Newcastle Juni 2025 melemah US$ 0,3 menjadi US$ 101,6 per ton dan Juli 2025 turun 0,3 menjadi US$ 104,4 per ton.

Sementara itu, harga batu bara Rotterdam untuk Mei 2025 melemah US$ 0,1 menjadi US$ 94,9. Sedangkan, Juni 2025 turun US$ 0,3 menjadi US$ 94,3. sementara pada Juli 2025terkoreksi US$ 0,45 menjadi US$ 94,9.

ADVERTISEMENT

Research and Development ICDX Girta Yoga mengatakan, harga batu bara hari terlihat bergerak terkonsolidasi dengan tren cenderung bearish. .Sentimen utama yang mempengaruhi pergerakan harga batu bara datang dari potensi melemahnya permintaan, terutama dari China dan India.

“Prospek permintaan dari kedua negara importir utama batu bara itu berpotensi menurun. Bahkan untuk India ada potensi penurunan secara drastis pasca pemerintah India menargetkan nol impor batu bara pada tahun depan,” ungkap Yoga kepada Investor Daily, Jumat (16/5/2025).

Produksi Batu Bara

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia