Jumat, 15 Mei 2026

Fitur Unggulan SPOT Meluncur, Sucor Kasih Rekomendasi Nikel & Batu Bara

Penulis : Thresa Sandra Desfika
22 Mei 2025 | 11:16 WIB
BAGIKAN
Sucor Sekuritas. Ist
Sucor Sekuritas. Ist

JAKARTA, investor.id - Menjawab kebutuhan investor akan informasi yang cepat, akurat, dan interaktif di tengah dinamika  pasar global dan akselerasi digital, Sucor Sekuritas secara resmi meluncurkan dua fitur unggulan SPOT Connect dan SPOT AI.

Peluncuran ini digelar pada 20 Mei 2025 di Midaz Senayan dan  menjadi bagian dari perayaan ulang tahun ke-3 aplikasi SPOT.

Acara dihadiri oleh jajaran eksekutif Sucor Sekuritas, komunitas investor, dan para financial influencer seperti Andry Hakim, Rita Efendy, David Noah, Aliyah Natasha dan banyak lainnya. Menambah semarak suasana, kehadiran OPPAL Media dan penampilan spesial dari Pinkan Mambo turut memberikan warna tersendiri dalam momentum peluncuran fitur ini. 

ADVERTISEMENT

SPOT Connect dikembangkan sebagai platform komunitas bagi investor dari berbagai tingkat pengalaman untuk saling berdiskusi, berbagi ide, dan membangun koneksi produktif. Sedangkan SPOT AI menjadi asisten virtual berbasis AI yang siaga 24/7, memberikan insight pasar, ringkasan analisis, hingga panduan trading berbasis data real-time. Fitur ini mempertegas arah digitalisasi Sucor untuk mendukung keputusan investasi yang lebih cepat dan tepat.

“Sekarang Sucor sudah terus bertumbuh dan dikenal banyak nasabah. Kami berkomitmen memberi edukasi dan akses informasi yang relevan bagi masyarakat luas. Lewat SPOT Connect dan AI, kami hadirkan fitur yang memperdalam pemahaman dan mempermudah langkah investasi,” ujar Windra Djunaily, Direktur Retail Sucor Sekuritas dalam keterangan resmi, Kamis (22/5/2025).

CEO Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya, menambahkan, peluncuran fitur-fitur ini adalah tonggak penting dalam transformasi digital kami. SPOT Connect bukan hanya soal chart, tapi ruang diskusi terbuka dengan expert. SPOT AI hadir memberi insight dan strategi trading hanya dengan satu sentuhan.

“Kami ingin SPOT menjadi inspirasi bagi generasi investor berikutnya,” paparnya.

Rekomendasi

Selain itu, tim ekonom Sucor Sekuritas juga menyampaikan pandangan pasar untuk semester II 2025. Pertumbuhan ekonomi global diproyeksikan melambat ke 2,6%, sementara Indonesia diperkirakan tetap stabil di kisaran 5,1%. Inflasi domestik diperkirakan berada di level 2,8–3,2%, dengan suku bunga BI dijaga di 6,25%. Nilai tukar rupiah diprediksi berada pada kisaran Rp15.90016.200 per USD. IHSG sendiri diproyeksikan bergerak dalam rentang 6.850–7.350, dengan peluang penguatan di semester kedua jika sentimen global membaik.

Sucor merekomendasikan fokus pada sektor komoditas seperti nikel dan batu bara, perbankan besar dengan pertumbuhan kredit 10–11%, serta sektor teknologi, infrastruktur, dan energi sebagai pendorong pertumbuhan jangka menengah.

Peluncuran ini menegaskan posisi Sucor Sekuritas sebagai pionir dalam menghadirkan solusi investasi yang adaptif dan inklusif membawa pasar modal menuju era yang lebih terbuka, terkoneksi, dan cerdas.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 16 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 20 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia