Jumat, 15 Mei 2026

Saham Antam (ANTM) Katanya Bisa ke Rp 4.000

Penulis : Thresa Sandra Desfika
24 Mei 2025 | 13:05 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi kegiatan usaha Antam (ANTM). (Foto: Antam)
Ilustrasi kegiatan usaha Antam (ANTM). (Foto: Antam)

JAKARTA, investor.id - Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam melompat 5,74% ke Rp 3.130 pada akhir perdagangan Jumat (23/5/2025) kemarin. Harga tersebut pun merupakan level tertinggi saham Antam dalam tiga tahun terakhir.

Sebanyak 271,78 juta saham ANTM ditransaksikan, frekuensi 37.373 kali, dan nilai transaksi Rp 830,99 miliar.

Saham emiten tambang dan emas batangan ini diakumulasi. Asing mencatatkan net buy Rp 308 miliar.

ADVERTISEMENT

Dalam sebulan terakhir, saham Antam melonjak 51,21%. Dan untuk periode year to date (ytd), saham ini terbang 105,25%.

Sementara itu, Aneka Tambang (ANTM) atau Antam disebut turut terimbas positif dari larangan ekspor bijih nikel Filipina dan pembatasan kuota produksi penambangan nikel oleh Indonesia yang berujung mendorong naik harga nikel.

Berdasarkan data Trading Economics, harga kontrak berjangka nikel naik 9 persen menjadi sekitar US$ 15.600 per ton pada Kamis (22/5/2025) dibandingkan dengan posisi terendah dalam empat tahun terakhir US$ 14.153 per ton pada 8 April 2025.

“Lonjakan harga nikel diperkirakan terjadi menyusul rencana Filipina untuk melarang ekspor bijih nikel. Ini akan menekan pasokan global dan mendorong kenaikan harga nikel. Dengan struktur bisnis hilir, ANTM berpotensi meraih margin lebih tinggi,” kata Investment Analyst Edvisor Profina Visindo Indy Naila dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis dikutip dari Antara.

Menurut Indy, ANTM dapat mengerek average selling price (ASP) dan volume penjualan nikel seiring kenaikan harga komoditas tersebut, yang akhirnya mendongkrak kontribusi pendapatan dan laba bersih perseroan bisnis nikel secara signifikan pada 2025.

Dia menambahkan, meski emas tetap menjadi kontributor utama, diversifikasi ANTM melalui produk logam lain seperti feronikel memberikan keseimbangan bisnis yang solid.

“Dengan insentif dari pemerintah serta potensi peningkatan permintaan global, prospek ANTM sangat positif. Target harga saham kami untuk ANTM Rp 2.800,” ujarnya.

Target Harga Rp 4.000

Senada, Head of Research Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) Muhammad Wafi menuturkan kinerja ANTM akan terdorong oleh dua segmen utama, yakni emas dan nikel.

Meski pada kuartal IV-2024 hingga kuartal I-2025 emas tetap mendominasi, porsi pendapatan dari nikel diperkirakan meningkat signifikan pada paruh kedua 2025.

“Bisnis nikel akan mendapatkan momentum seiring membaiknya sentimen global, termasuk kondisi geopolitik dan permintaan kendaraan listrik (EV). Keunggulan ANTM adalah mereka tidak menjual bijih mentah, tetapi feronikel yang telah diolah, sehingga nilai jualnya lebih tinggi,” jelas Wafi.

Menurut dia, posisi ANTM sebagai BUMN dengan cadangan bahan baku melimpah serta rekam jejak operasional yang teruji menjadi keunggulan kompetitif. Selain itu, ANTM juga aktif dalam ekspansi hilirisasi, termasuk lewat proyek smelter bersama mitra strategis, untuk mengakselerasi pertumbuhan dari segmen nikel.

Dari sisi valuasi, Wafi menilai saham ANTM masih relatif undervalued. Bila mengacu pada valuasi historis dan dibandingkan dengan para pesaing, ANTM memiliki ruang kenaikan signifikan.

“Target harga jangka pendek Rp 2.700, namun untuk full year 2025 kami perkirakan bisa tembus Rp 4.000, dengan rekomendasi buy,” tambahnya lagi.

Dengan portofolio yang makin terdiversifikasi dan dukungan kebijakan hilirisasi mineral dari pemerintah, dia menilai, ANTM memiliki posisi strategis untuk menangkap peluang pertumbuhan jangka panjang. Penguatan harga komoditas, efisiensi biaya, dan ekspansi hilir juga disebut menjadi penopang utama kinerja ke depan.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 8 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia