Kenapa Harga Emas Jadi Begini?
Dari sisi permintaan fisik, Asia tetap menjadi penopang kuat bagi harga emas. Berdasarkan data Reuters, impor bersih emas oleh China melalui Hong Kong melonjak lebih dari dua kali lipat pada bulan April dibandingkan Maret, sekaligus menjadi yang tertinggi sejak Maret 2024. Ini menunjukkan bahwa minat beli dari konsumen Asia tetap tinggi meskipun kondisi global masih bergejolak.
Faktor geopolitik juga turut memainkan peran penting dalam menjaga daya tarik emas. Rusia kembali meluncurkan serangan udara ke Ukraina selama tiga malam berturut-turut, memperburuk eskalasi konflik dan meningkatkan ketegangan internasional. Reaksi keras dari Trump terhadap aksi Rusia tersebut menggarisbawahi bahwa risiko geopolitik tetap tinggi dan berpotensi meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven seperti emas.
Sepanjang pekan ini, fokus pasar akan tertuju pada sejumlah data ekonomi utama dari AS, termasuk laporan pesanan barang tahan lama, notulen rapat FOMC, data produk domestik bruto (PDB) kuartal pertama, dan indeks inflasi PCE. Seluruh rilis data ini diperkirakan akan memicu volatilitas tambahan di pasar logam mulia.
Andy menekankan bahwa meskipun pergerakan harga saat ini tampak stabil, emas tetap menjadi pilihan strategis di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik global.
"Jika pasar kembali berada dalam mode risk-off, harga emas bisa dengan cepat melanjutkan penguatannya," pungkasnya.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






