Jumat, 15 Mei 2026

Wall Street Melonjak Tajam Usai Trump Tunda Tarif Uni Eropa

Penulis : Indah Handayani
28 Mei 2025 | 04:25 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Wall Street
Sumber; AP
Ilustrasi Wall Street Sumber; AP

JAKARTA, investor.id – Wall Street melonjak tajam pada Selasa (27/5/2025). Setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan penundaan pengenaan tarif 50% terhadap Uni Eropa. Kabar ini disambut positif oleh pelaku pasar dan mengakhiri tren penurunan selama empat hari berturut-turut.

Dikutip dari CNBC internasional, Dow Jones Industrial Average ditutup naik 740,58 poin (1,78%) ke level 42.343,65. S&P 500 menguat 2,05% ke 5.921,54, sementara Nasdaq Composite melonjak 2,47% ke 19.199,16, didorong lonjakan saham-saham teknologi seperti Tesla.

Penundaan tarif diumumkan Trump pada akhir pekan Memorial Day, setelah menerima permintaan langsung dari Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen. Tarif impor sebesar 50% yang semula dijadwalkan mulai 1 Juni kini ditunda hingga 9 Juli.

ADVERTISEMENT

Direktur Dewan Ekonomi Nasional AS Kevin Hassett memprediksi akan ada ‘beberapa kesepakatan dagang lagi’ dalam pekan ini. Selain itu, data kepercayaan konsumen AS yang dirilis Selasa menunjukkan peningkatan signifikan, didorong harapan tercapainya kesepakatan dagang baru.

Saham Tesla naik sekitar 7% setelah CEO Elon Musk menyatakan akan kembali fokus pada bisnis dan meninggalkan urusan politik. Saham teknologi besar lainnya seperti Nvidia, AMD, Apple, dan Microsoft juga ikut menguat.

Di luar sektor teknologi, saham US Steel naik sekitar 2% setelah laporan CNBC menyebutkan bahwa Nippon Steel dari Jepang diperkirakan segera menyelesaikan akuisisi US Steel dengan harga US$ 55 per saham.

Saham S&P 500

Kenaikan ini menjadi pembuka yang kuat untuk pekan perdagangan yang pendek, setelah pasar AS libur pada Senin (26/5/2025) untuk memperingati Memorial Day. Lebih dari 90% saham di indeks S&P 500 mencatatkan kenaikan. Saham perusahaan kecil juga naik, dengan indeks Russell 2000 menguat sekitar 2,5%.

Reli ini terjadi setelah minggu lalu pasar mengalami tekanan karena kekhawatiran terhadap potensi perang dagang antara AS dan Uni Eropa. Dow, S&P 500, dan Nasdaq sempat turun lebih dari 2% setelah rencana tarif diumumkan Trump.

"Akhir pekan panjang seolah menjadi pemicu momentum baru hari ini. Ketegangan dagang yang sempat memanas kembali mereda, dan kini pasar seolah kembali ke jalur cepat," ujar Managing Partner di Sincerus Advisory Dann Ryan.

Para investor kini menanti laporan keuangan dari sejumlah perusahaan besar minggu ini, termasuk Okta, Nvidia, Macy’s, dan Costco. Menurut data FactSet, lebih dari 95% perusahaan dalam S&P 500 telah merilis laporan keuangan, dan sekitar 78% berhasil melampaui ekspektasi analis.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia