Siasat Jual Beli Saham ADRO
JAKARTA, investor.id – Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) masih menjadi sorotan para pemodal. Broker ternama, BRI Danareksa Sekuritas bahkan merekomendasikan buy saham ADRO untuk perdagangan hari ini, Rabu (28/5/2025).
ADRO sempat menguat lebih dari 9% ke level Rp 2.290. Secara teknikal, target harga saham ADRO hari ini (day trade) berkisar Rp 2.350-2.430. Stop loss di level Rp 2.080.
Baca Juga:
Petunjuk Arah Saham GOTO“Sentimen mengenai RUPS pada awal Juni nanti juga membuat saham ADRO menarik,” tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam ulasannya, Rabu (28/5/2025).
Sementara itu, hingga akhir sesi 1 perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham ADRO melemah Rp 40 (1,75%) ke level Rp 2.250. Dalam sepekan terakhir, ADRO menguat 4,1% dan sebulan naik 18,4%.
Alamtri (ADRO) belum lama ini mengungkap rencana membeli kembali (buyback) saham perseroan. Dana yang disiapkan untuk buyback saham ini sebanyak-banyaknya Rp 4 triliun, dengan waktu pelaksanaan dari 16 Mei 2025 sampai dengan selambat-lambatnya 2 Juni 2025 atau sekitar dua pekan lebih.
Prospek ADRO ke Depan
Secara kinerja, Alamtri Resources Indonesia (ADRO) mencatatkan laba bersih sebesar US$ 77 juta pada kuartal I-2025 atau turun 80% yoy.
Investment Analyst Stockbit Sekuritas, Hendriko Gani mengungkapkan bahwa laba bersih ADRO pada kuartal I-2025 di bawah ekspektasi, karena hanya mencapai 20% dari estimasi Stockbit setahun penuh dan 17% dari konsensus analis.
Penurunan laba bersih ADRO akibat pelemahan pendapatan sebesar 22% yoy. Hal itu seiring menyusutnya margin laba kotor sebanyak 1.310 basis poin (bps) secara kuartalan (qoq).
“Selain itu, hilangnya laba ADRO dari bisnis batu bara termal sebesar US$ 296 juta akibat spin-off PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) pada akhir 2024,” tulis Hendriko dalam ulasannya.
Sementara itu, analis KB Valbury Sekuritas, Laurencia Hiemas memperkirakan laba bersih Alamtri (ADRO) tahun ini mencapai US$ 345 juta, kemudian meningkat menjadi US$ 495 juta pada 2028 – dengan aluminium sebagai pendorong utama sebesar 51%.
“Smelter aluminium berkapasitas 500.000 ton per tahun diperkirakan menyumbang pendapatan sebesar US$ 757 juta pada 2026 dan US$ 1,3 miliar pada 2028, yang mencakup lebih dari setengah pendapatan konsolidasi,” tulis Laurencia dalam risetnya.
KB Valbury Sekuritas memulai kembali rekomendasi beli saham ADRO dengan target harga Rp 2.300. Target harga tersebut berdasarkan valuasi sum of the parts (SOTP). Estimasi P/E ADRO 2025 sebesar 13 kali dan P/B 0,8 kali.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





