Jumat, 15 Mei 2026

Nilai Tukar Rupiah Melempem Lawan Negosiasi Tarif Trump dengan UE

Penulis : Grace El Dora
28 Mei 2025 | 14:06 WIB
BAGIKAN
Petugas menghitung uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Jumat (2/1/2025). (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc/pri)
Petugas menghitung uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Jumat (2/1/2025). (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc/pri)

JAKARTA, investor.id – Nilai tukar rupiah hari ini melempem saat investor tampak optimis soal tarif Trump. Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, pelemahan kurs rupiah dipengaruhi optimisme Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap negosiasi terkait tarif dengan Uni Eropa (UE).

“EU dan AS telah menetapkan tanggal untuk bertemu,” kata Lukman Leong dalam catatan Rabu (28/5/2025).

Nilai tukar rupiah hari ini dalam posisi melemah tipis terhadap dolar AS dengan penurunan 14 poin (0,09%) ke posisi Rp 16.300,5, menurut data Bloomberg yang diakses Rabu pukul 13.30 WIB.

ADVERTISEMENT

Mengutip Anadolu Agency, Trump disebut memuji keputusan UE untuk mempercepat negosiasi perdagangan dengan mengatakan itu sebagai peristiwa positif. Trump mengharapkan UE akan terbuka berdagang dengan AS sebagaimana permintaan yang sama terhadap China.

Setelah tak menemukan hasil dalam diskusi pada 23 Mei 2025, pemerintah AS merekomendasikan tarif sebesar 50% terhadap UE mulai 1 Juni 2025. Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen segera menghubungi Trump pasca keputusan tersebut, kemudian AS memundurkan jadwal penerapan tarif menjadi pada 9 Juli 2025.

Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di platform Truth Social, Trump mengklaim von der Leyen telah meminta perpanjangan dan ia mengatakan pembicaraan akan segera dimulai. Ursula menyebut izin untuk penundaan sebagai sebuah hak istimewa.

Juru Bicara Komisi Eropa Paula Pinho mengatakan Trump dan von der Leyen setuju untuk mempercepat negosiasi perdagangan dan tetap berhubungan erat. Di sisi lain, potensi pelemahan kurs rupiah dipengaruhi data penjualan barang tahan lama AS yang lebih kuat dari perkiraan, yaitu minus 6,8% dari prediksi minus 7,8%.

“Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi dengan potensi melemah batas terhadap dolar AS yang melanjutkan rebound setelah data penjualan barang tahan lama di AS yang lebih kuat dari perkiraan,” papar Lukman.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah diperkirakan berkisar Rp 16.200-16.300 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Rabu pagi di Jakarta melemah sebesar delapan poin atau 0,05% ke level Rp 16.295 per dolar AS dibandingkan sebelumnya di level Rp 16.287 per dolar AS.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 47 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 57 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia