Jumat, 15 Mei 2026

BBCA dan BBRI Sudah Kelewat Murah, Harusnya Ada di Level Ini

Penulis : Harso Kurniawan
5 Jun 2025 | 17:57 WIB
BAGIKAN
Pengunjung tengah berada di mainhall Bursa Efek Indonesia (BEI). (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung tengah berada di mainhall Bursa Efek Indonesia (BEI). (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, Investor.id – Phintraco Sekuritas menyebut valuasi saham empat bank besar, BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI, sudah kemurahan. Padahal, ada katalis positif berupa penurunan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,5% bagi empat saham itu. 

Berdasarkan riset Phintraco, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) saat ini diperdagangkan dengan Per 4,6 kali, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) 2,1 kali, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) 1,9 kali, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) 1 kali. 

“Valuasi itu di bawah rata-rata historis lima tahun terakhir, di mana standar deviasi saham BBCA -1 kali, BBRI -0,9 kali, BMRI -0,6 kali, dan BBNI 0,6 kali,” tulis Phintraco, dikutip Kamis (5/6/2025). 

ADVERTISEMENT

Berdasarkan laporan keuangan bank only pada April 2025, bank besar dengan pertumbuhan laba bersih periode tertinggi secara tahunan adalah BBCA sebesar 17,4%, diikuti BMRI 0,8%, BBNI 0,1%, dan BBRI turun 15,8%. Adapun pertumbuhan kredit secara tahunan tertinggi dicetak BMRI 15,3%, diikuti BBCA 12,8%, BBNI 7,9%, dan BBRI 4,2%.

Phintraco memperkirakan kinerja empat bank itu pada semester I-2025 masih sesuai ekspektasi. Sebab, dua dari empat bank itu mencatatkan pertumbuhan kredit dua digit. 

Namun, demikian Phintraco, likuiditas keempat bank itu masih mengalami pengetatan. Buktinya, Bank Indonesia telah menurunkan proyeksi pertumbuhan kredit tahun 2025 dari 11-13% menjadi 8-11%. Pertumbuhan itu masih akan didorong oleh segmen korporasi dan konsumer, sementara segmen mikro masih mengalami perlambatan.

Katalis dan Target Harga 

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 7 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 11 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 49 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 53 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia