Wall Street Melonjak Berjemaah Usai Data Ketenagakerjaan AS Solid
Sebelumnya, data ekonomi yang dirilis pekan ini sempat memicu kekhawatiran akan perlambatan. Klaim tunjangan pengangguran mingguan naik lebih tinggi dari perkiraan, sementara laporan ADP menunjukkan pertumbuhan ketenagakerjaan sektor swasta hanya 37 ribu, jauh di bawah ekspektasi 110 ribu. Sektor jasa AS juga mengalami pelemahan yang tidak terduga.
“Ada ketidakpastian soal dampak inflasi dari tarif baru,” kata Saglimbene sembari memperkirakan efek dari tarif tersebut akan mulai terlihat dalam data ekonomi selama musim panas.
Namun, Presiden Trump memberi sedikit harapan dengan mengumumkan bahwa pembicaraan dagang AS-China akan dilanjutkan pekan depan di London.
Meski mencetak kenaikan harian yang kuat, indeks S&P 500 masih 2% di bawah puncaknya pada Februari lalu. Sepanjang pekan ini, Wall Street mencatatkan hasil positif. Sebab, S&P 500 naik 1,5%, Nasdaq melonjak 2,2%, dan Dow Jones terkerek 1,2%.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






