Jumat, 15 Mei 2026

BBCA Dijagokan pada Juni Ini

Penulis : Jauhari Mahardhika
9 Jun 2025 | 08:02 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA. (Dok. B-Universe Photo)
Ilustrasi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA. (Dok. B-Universe Photo)

JAKARTA, investor.id – Perbaikan kondisi likuiditas diharapkan menjadi pendorong utama peningkatan laba bersih bank pada semester II-2025. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA menjadi pilihan utama BRI Danareksa Sekuritas di sektor perbankan.

“Meski begitu, analis perbankan kami tetap berhati-hati terhadap risiko kenaikan kredit bermasalah (NPL) di sektor bank,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Erindra Krisnawan dan Wilastita Muthia Sofi dalam risetnya, yang dikutip pada Senin (9/6/2025).

Selama Januari-April 2025, mayoritas bank mengalami penurunan net interest margin (NIM) akibat penurunan imbal hasil dari aset produktif (earnings yield) dan peningkatan biaya operasional (opex), yang menekan laba operasional sebelum provisi (pre-provision operating profit/PPOP).

ADVERTISEMENT

Sedangkan pertumbuhan kredit melambat pada April 2025. Namun, dana pihak ketiga (DPK) bertumbuh dengan laju yang sedikit lebih tinggi, sehingga mengurangi tekanan pada rasio loan to deposit (LDR).

“Kami pikir investor akan terus mengurangi eksposur di sektor perbankan. Beberapa sektor yang masih potensial adalah batu bara, semen, dan unggas. Namun, belum ada katalis jangka pendek yang kuat di sektor-sektor tersebut,” ungkap Erindra.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 56 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 58 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia