Jumat, 15 Mei 2026

Wall Street Menguat, Negosiasi Dagang AS-China Picu Optimisme Pasar

Penulis : Indah Handayani
10 Jun 2025 | 04:24 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Wall Street
sumber: AP
Ilustrasi Wall Street sumber: AP

NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks Wall Street mayoritas menguat pada penutupan perdagangan Senin (9/6/2025). Di tengah optimisme pelaku pasar terhadap kemajuan negosiasi dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China yang digelar di London.

Dikutip dari CNBC internasional, S&P 500 naik 0,09% dan ditutup di level 6.005,88, mencatatkan penguatan dua hari berturut-turut. Indeks Nasdaq Composite juga naik 0,31% ke level 19.591,24. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average malah turun tipis 1,11 poin dan berakhir di 42.761,76.

Pertemuan antara pejabat tinggi kedua negara berlangsung di London dengan menghadirkan Menteri Keuangan AS Scott Bessent, Menteri Perdagangan Howard Lutnick, serta Perwakilan Dagang Jamieson Greer.

ADVERTISEMENT

Direktur Dewan Ekonomi Nasional AS Kevin Hassett mengatakan, AS ingin memastikan keseriusan China untuk kembali mengekspor mineral penting.

“Tujuan dari pertemuan hari ini adalah untuk memastikan komitmen mereka secara langsung, melakukan jabat tangan, dan menyelesaikan hal-hal besar. Harapannya, segera setelah kesepakatan tercapai, AS akan melonggarkan kontrol ekspor dan China akan mengirimkan kembali mineral langka dalam jumlah besar,” ujar Hassett.

Menurut sumber CNBC, pembicaraan akan berlanjut pada Selasa pagi (10/6/2025). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari percakapan panjang antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping pekan lalu. Sebelumnya, kedua negara sepakat untuk menangguhkan sementara tarif guna melanjutkan proses negosiasi.

Saham Semikonduktor Terbang

Saham sejumlah perusahaan semikonduktor mengalami kenaikan signifikan pada hari yang sama. Saham Qualcomm melonjak lebih dari 4% setelah mengumumkan rencana akuisisi perusahaan chip Alphawave senilai US$ 2,4 miliar. Saham AMD naik 4,8%, Texas Instruments menguat 3,5%, dan Nvidia juga mengalami kenaikan. Sementara itu, saham raksasa e-commerce China, Alibaba, naik 1,8%.

“Investor melakukan aksi beli pada saham blue chip China dan saham semikonduktor AS karena keduanya berpotensi diuntungkan dari negosiasi dagang AS-China,” kata Kepala Strategi Teknis di Blue Chip Daily Trend Report Larry Tentarelli.

Di sisi lain, saham Apple turun 1,2% setelah perusahaan menggelar Worldwide Developers Conference (WWDC) 2025, di mana mereka memperkenalkan desain ulang sistem operasi iPhone, yang pertama sejak 2013.

Sementara itu, perhatian pasar juga tertuju pada data inflasi yang akan dirilis pekan ini. Indeks Harga Konsumen (CPI) akan diumumkan pada Rabu (11/6/2025), disusul Indeks Harga Produsen (PPI) pada Kamis (12/6/2025). Data ini dinilai penting untuk memahami bagaimana tarif perdagangan memengaruhi inflasi di AS.

Pergerakan indeks-indeks Wall Street pada Senin ini melanjutkan tren positif dari pekan sebelumnya, di mana ketiga indeks utama Wall Street mencatatkan penguatan mingguan untuk kedua kalinya secara berturut-turut. S&P 500 bahkan berhasil ditutup di atas level 6.000 untuk pertama kalinya sejak 21 Februari 2025.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 48 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia